Banjir Mulai Rendam Hulu Kapuas

  • Whatsapp
iklan atas

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah hulu Kapuas, beberapa hari ini, membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas meluap. Tak ayal, luapan sungai merendam sebagian besar rumah warga yang tinggal di pinggiran sungai. Salah satunya, Desa Bajuh.

Camat Kapuas Tengah Idie Gaman, S.H., Senin (18/2), mengimbau masyarakat yang tinggal dipinggiran DAS Kapuas untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Ini demi keselamatan warga, dan tidak menimbulkan kerugian harta bahkan sampai korban jiwa.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Menurut Camat, banjir yang sifatnya kiriman ini memang selalu terjadi setiap tahun di beberapa desa di wilayahnya. Genangan banjir bisa sampai masuk ke rumah warga. Ketingginan air bervariasi, tergantung lamanya curah hujan turun di wilayah hulu.

“Untuk saat ini baru wilayah Desa Bajuh yang terendam. Sebagaimana laporan Kepala Desa ada sekitar 57 rumah warga yang airnya sampai masuk ke dalam rumah dengan ketinggian sepinggang orang dewasa,” terang Idie Gaman melalui telepon seluler.

Namun, lanjut dia, bila ketinggian air terus bertambah, kemungkinan banjir juga akan menggenangi beberapa desa yang ada di hilirnya, seperti Desa Merapit, Pujon dan Pujon Seberang, Tapen, Kota Baru dan Kayu Bulan.

“Saya sudah kirim staf ke wilayah Desa Bajuh untuk melakukan pendataan sekaligus memonitor perkembangan air. Selanjutnya mengeluarkan surat edaran kepada desa-desa yang rentan banjir kiriman untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama mengaktifkan pos waspada banjir yang ada di daerah desa,” kata Camat.

Dari data yang didapat sampai berita ini diturunkan, ketinggian air saat ini bertahan. Bila hujan masih turun di wilayah bagian hulu, maka tidak menutup kemungkinan 5 desa yang rentan menjadi langganan banjir kiriman ini juga akan terendam. c-yul

iklan atas

Pos terkait

iklan atas