Manajemen Go-Jek Silahturahmi ke Tabengan

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sebuah perusahaan yang melayani jasa angkutan ojek, yakni Go-Jek, kini hadir di Palangka Raya, ibukota Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Go-Jek resmi akan launching di Palangka Raya pada Senin (17/12). Sebagai perusahaan yang akan membuka cabang di Palangka Raya, Go-Jek melakukan pendekatan dan silahturahmi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan media Harian Umum (HU) Tabengan.

Kamis (13/12), manajemen Go-Jek berkunjung ke kantor HU Tabengan di Jalan Adonis Samad Km 3 Palangka Raya. Tim manajemen terdiri dari Corporate Affair Go-Jek Pusat Ircham Miladi Aganovi, Head of Regional Corporate Communications-East Indonesia Go-Jek Mulawarman, dan City Head Palangka Raya Go-Jek Hendrik Oktavianus Ngongoloy.

Ketiganya tiba di kantor Tabengan sekitar pukul 13.00 WIB, disambut Pemimpin Redaksi (Pemred) Victor Giroth, Redaktur Pelaksana (Redpel) Doddy Kairy Asyadi, dan Manajer Iklan Eri Purwanto. “Kami sebelumnya sudah silahturahmi dengan pimpinan daerah, ibu Wakil Walikota, dan mereka sangat welcome. Saat ini kami mengunjungi Tabengan, juga untuk silahturahmi,” kata Milad, sapaan Ircham Miladi Aganovi.

Milad menjelaskan, Go-Jek berdiri pada tahun 2010 dan saat ini sudah berusia delapan tahun. Go-Jek telah tersedia di 50 kota di Indonesia, dan kini hadir juga di Palangka Raya. Go-Jek hadir di Palangka Raya dengan tiga jenis layanan, yakni Gojek (transportasi), Go-Food (jasa antar makanan), dan Go-Ride (angkutan). Hendrik Oktavianus Ngongoloy menambahkan, Go-jek akan menggandeng ojek lokal yang sudah beroperasi selama ini. Karena itu, pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke pangkalan-pangkalan ojek yang ada di Palangka Raya. Ini juga untuk menghindari benturan dengan ojek lokal,

Go-Jek hingga saat ini masih memberikan kesempatan bagi warga kota yang ingin menjadi driver Go-Jek. Bagi yang berminat, silakan mendaftar di kantor Go-Jek di Jalan Diponegoro, samping Coffee Toffee. Syaratnya pun tidak rumit. Cukup membawa STNK, SIM, KTP dan SKCK. Sementara Victor Giroth menjelaskan, Tabengan dan Go-Jek memiliki misi yang sama, yakni sebagai perantara. Go-Jek merupakan aplikasi yang menjembatani antara driver (pengemudi/pekerja) dengan pengguna jasa (warga).

Demikian juga Tabengan, menjadi jembatan informasi bagi warga Kalteng. Ini sesuai arti nama Tabengan dalam bahasa Dayak Ngaju, titian atau jembatan. “Jadi kita memiliki kesamaan misi. Semoga silahturahmi ini menjadi awal yang baik untuk membuka ruang komunikasi dan kerja sama ke depannya,” kata Victor. Tabengan juga saat ini baru berusia 9 tahun, setahun lebih tua dari Go-Jek. Di usia yang masih belia, kebanggaan bagi Tabengan adalah meraih prestasi sebagai koran dengan penggunaan bahasa Indonesia terbaik urutan ke-10 Nasional. Diskusi yang berlangsung kurang lebih satu jam itu diakhiri dengan bertukar cindera mata dan foto bersama. mel

Pos terkait