Kejaksaan Tinggi Kalbar, Tangani 13 Kasus Korupsi Sepanjang 2018

  • Whatsapp
iklan atas

PONTIANAK/tabengan.com – Sepanjang tahun 2018, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menangani sebanyak 13 kasus tindak pidana korupsi.

Dari 13 kasus tersebut beberapa di antaranya sudah memasuki tahap penyidikan.

Bacaan Lainnya

iklan atas

“Kita sudah tangani lebih kurang 13 ya. Penyelidikan yang berlangsung masih ada. Terus nanti kita tingkatkan jadi penyidikan,” ujar Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Baginda Polin Lumban Gaol saat press rilis di Kantor Kajati Kalbar, Senin (10/12).

Selain itu, kata Baginda, Kejati Kalbar juga disebutnya berhasil menyelamatkan keuangan negara yang nilainya mencapai Rp3,5 milyar.

“Kemudian daripada itu penyelamatan keuangan negara juga sudah kita lakukan. Lebih kurang nilainya Rp3,5 milyar,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut Baginda turut menjelaskan bahwa Kejati Kalbar terus melakukan pengembangan terhadap kasus korupsi yang membelit salah satu BUMN yang beroperasi di Kalimantan Barat.

Dalam waktu dekat, dirinya berjanji akan mengungkap perkembangan kasus tersebut kepada khalayak.

“Hal-hal paling menonjol modusnya hampir sama. Ada yang kita tangani antara lain PTPN XII. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa kita ungkap ke publik,” ungkapnya.

Lebih lanjut Baginda menerangkan Kajati Kalbar tidak berhenti berupaya mengedukasi masyarakat tentang bahaya korupsi. Sebab, tindakan korupsi disebutnya merupakan kejahatan yang luar biasa.

“Edukasi kepada masyarakat selalu kita lakukan agar kita secara bersama-sama melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi. Sebagaimana kita ketahui, dampak korupsi ini sangat luar biasa. Merusak kesejahteraan masyarakat dan kerusakan-kerusakan lainnya,” pungkasnya. tb-com

iklan atas

Pos terkait

iklan atas