Jelang Natal, Ayam Ras Rp 40 Ribu/Kg, Ikan Peda Menghilang

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kekhawatiran warga soal kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, kian nyata. Harga kebutuhan seperti daging ayam potong ras di pasar terus melambung, bahkan beberapa jenis ikan laut mulai menghilang.

Pantauan Tabengan di Pasar Kahayan Palangka Raya, Senin (10/12), ayam potong dijual pedagang di kisaran harga Rp 39 ribu hingga Rp 40 ribu/kilogram.

Bacaan Lainnya

iklan atas

Para pedagang mengaku bingung terhadap kenaikan harga daging ayam yang terus terjadi. Padahal pekan lalu, ayam potong masih di kisaran Rp 34 ribu/kg, kemudian naik menjadi Rp 36 ribu/kg, naik lagi ke Rp 38 ribu/kg. Sekarang bahkan sudah bertengger di harga Rp 40 ribu/kg.

Siti, penjual daging ayam potong, memprediksi harga ayam akan terus naik hingga Hari Raya Natal dan Tahun Baru. “Kalau harga ayam biasanya naik sampai Rp 45 ribu/kg,” kata Siti.

Jika harga ayam terus naik, ikan laut justru menghilang. Menurut Adli, seorang penjual ikan laut, selama beberapa hari terakhir ikan laut jenis peda dan lajang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Bahkan selama dua hari ini ikan peda sudah menghilang dari pasaran.

“Harganya naik, terlebih ikan peda ini harganya naik, namun ketersediaan ikannya malah tidak ada,” tuturnya.

Beberapa hari lalu, ikan peda memang naik mendadak dari Rp 35 ribu/kg menjadi Rp 40 ribu/kg. Ikan itu terus naik, bahkan dua hari lalu tembus hingga Rp 45 ribu/kg. Kemudian pada Minggu hingga Senin (9-10/12), ikan ini justru kosong. “Pasokan dari distributor tidak ada. Katanya ikannya tidak datang,” kata Adli.

Selain ikan peda, ikan lajang juga mulai mahal. Kini ikan lajang dijual para pedagang di kisaran harga Rp 40 ribu/kg. Pasokannya pun semakin menipis. Meskipun datang tapi terbatas.

Adli khawatir ikan ini juga menghilang. Persoalan seperti ini memang sering terjadi setiap menjelang hari raya. Pada pedagang tak bisa berbuat apa-apa. Pemerintah juga sepertinya tak memiliki solusi jitu.

Seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Kahayan, mengeluhkan terus melambungnya harga ayam dan ikan. “Beginilah kalau dekat hari raya, semua serba mahal,” kata Romlah, salah satu pembeli.

Ia hanya bisa berharap kenaikan tidak terlalu tinggi. Paling tidak, meskipun naik, tapi stoknya masih tetap ada. m-ybs

iklan atas

Pos terkait

iklan atas