Hadapi Persita, Kas Hartadi Beberkan Mental Pemain

  • Bagikan

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kalteng Putra akan menjalani laga pamungkas untuk lolos ke Liga 1, 2019. Laga penentuan melawan Persita Tangerang, sekaligus untuk perebutan juara III Liga 2 Indonesia musim kompetisi 2018 digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (4/12).

Jelang laga, Pelatih Kalteng Putra Kas Hartadi membeberkan mental para pemainnya. Selepas bertanding melawan PSS Sleman, para pemain memiliki motifasi yang lebih. Kekalahan 0-2 yang diderita timnya saat pertandingan penentuan ke final menjadikan pemain dan tim pelatih lebih kuat serta lebih optimis.

“Mental siap semua untuk lawan Persita Tangerang, para pemain juga sudah melupakan kekalahan lawan Sleman, sekarang menjadi lebih kuat, sehingga kami tetap optimis bisa lolos ke Liga 1,” kata Kas Hartadi, via telepon, Minggu (2/12).

Selain mental yang siap tanding, Kas menilai fisik pemain juga bagus dan bugar. Selama beberapa hari di Yogyakarta, ia mengembalikan kebugaran fisik pemain melalui latihan. Diharapkan kondisi fisik pemain saat ini bisa terjaga hingga pertandingan nanti. Para pemain dan pelatih saat ini sudah berada di Bogor.

Namun saat laga penentuan ini, Kas Hartadi kehilangan dua pemain andalannya, kapten tim Dadang Apridianto dan Michael Rumere, karena keduanya hukuman akumulasi kartu. Kendati demikian, Kas tidak khawatir. Pasalnya ada beberapa nama pengganti yang sudah disiapkan, Dendy Agustan dan Moses Banggo.

Kas juga sudah mengetahui kekurangan dan kelebihan dari calon lawannya itu. Pelatih yang pada 2012 pernah membawa Sriwijaya FC juara Indonesia Super League sekarang Liga 1 menilai, Persita memiliki pemain depan yang cepat, sehingga hal yang perlu dilakukan gagalkan umpan crossing kedepan.

Tetapi, lanjut Kas, Persita memiliki kelemahan di lini belakang yang cukup lambat. Kelemahan itu bisa dimanfaatkan, karena Kalteng Putra memiliki pemain cepat dan lincah seperti Siswanto, M Rais, Beni Oktovianto dan Kushedya Hari Yudo. Para pemain ini akan merepotkan barisan pertahanan belakang Persita. Pada babak semifinal, Persita Tangerang kalah dari Semen Padang dengan agregat 2-3, sedangkan Kalteng Putra takluk dari PSS dengan agregat 0-2.

Sementara itu untuk menghadapi laga terakhir lawan Kalteng Putra, Pelatih Persita Wiganda Saputra meminta para pemainnya harus bisa menghadapi tekanan. Pasalnya, laga tersebut merupakan kesempatan terakhir pada musim ini untuk bisa promosi. Khusus untuk laga nanti, Wiganda akan menginstruksikan pemainnya memperkuat lini belakang.

“Dalam banyak momen setelah mencetak gol, lini belakang malah panik. Dengan begitu lawan mudah memanfaatkannya untuk mencetak gol. Kalau lini belakang bisa tenang, mungkin hasilnya bisa lain. Ini yang harus kami benahi untuk pertandingan penentuan berikutnya,” kata Wiganda dikutip dari kompas.com.

Manajemen Ajukan Banding Atas Sanksi Komdis

Jelang pertandingan perebutan tempat ketiga, ada kabar tidak sedap untuk Laskar Isen Mulang. Pasalnya, PSSI menjatuhkan denda kepada manajemen. Ada beberapa nama yang dihukum oleh induk organisasi sepakbola ini. Sanksi ini diumumkan melalui laman resmi www.pssi.org. Namun manajemen Kalteng Putra tidak tinggal diam dan mengajukan banding atas sanksi ini.

Manajer Kalteng Putra Rahmat Hamka melalui Asisten Manajer Sigit Wido mengatakan, sudah mengajukan banding ke Komdis PSSI, karena sanksi yang diberikan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia membantah, bahwa tidak ada penyerangan terhadap wasit.

“Tidak obyektif, bahkan orang yang bukan bagian dari manajemen juga ikut disanksi, inikan tidak adil, kemudian kidman kami Arif Usman tidak tau apa-apa, kok disanksi juga, Carlos juga bukan panpel tapi disanksi juga, jadi begitu putusan keluar kami langsung banding,” imbuh Sigit.yml/net

BERIKUT SANKSI PSSI UNTUK KALTENG PUTRA
Ofisial Kalteng Putra, Sigit Widodo
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Kalteng Putra vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 25 November 2018
– Jenis pelanggaran: Menyerang wasit dengan cara menarik dan melayangkan tangan.
– Hukuman: Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan

Panpel Kalteng Putra, Carlos
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Kalteng Putra vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 25 November 2018
– Jenis pelanggaran: Menabrakan badan kearah wasit dengan menggunakan pundak dan siku
– Hukuman: Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan

Panpel Kalteng Putra, Deni
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Kalteng Putra vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 25 November 2018
– Jenis pelanggaran: Mengejar dan bertindak tidak sportif wasit
– Hukuman: Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan

Kitman Kalteng Putra, Arif Kusman
– Nama kompetisi: Liga 2 2018
– Pertandingan: Kalteng Putra vs PSS Sleman
– Tanggal kejadian: 25 November 2018
– Jenis pelanggaran: Meneriaki wasit dan memukul kepala wasit
– Hukuman: Larangan beraktifitas dalam kegiatan sepakbola di lingkungan PSSI selama 6 (enam) bulan

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.