Rumah Sakit Patung

  • Bagikan

BUENOS AIRES/tabengan.com – Kota Buenos Aires di Argentina memiliki ratusan bahkan ribuan patung yang menghias taman-taman dan plaza-nya. Patung-patung itu seringkali mengalami kerusakan, bahkan jadi korban aksi vandalisme, sehingga muncul inisiatif untuk mendirikan sebuah ‘rumah sakit’ patung untuk menyelamatkan karya-karya tersebut.

Dikutip dari ABCNews, terdapat sekitar 2.200 patung serta monumen dari taman-taman dan plaza Kota Buenos Aires, Argentina di bawa ke rumah sakit patung itu setelah mengalami vandalisme atau kerusakan akibat usia.

Pendirian ‘rumah sakit’ khusus patung ini didorong oleh pemerintah, khususnya Departemen Monumen dan Karya Seni Argentina yang mengubah sebuah lokasi workshop menjadi rumah sakit untuk memperbaiki patung-patung yang rusak.

Pejabat kota mengatakan, sekitar 20 buah patung tiba di rumah sakit itu setiap bulannya. Patung-patung tersebut datang dengan keadaan yang sudah terpotong-potong, rusak, disemprot cat, atau dicuri baik sebagai barang kolektor atau pedagang besi tua. Mereka bahkan terkadang rusak oleh demonstran yang marah atau dihancurkan oleh orang hanya karena ingin bersenang-senang.

Aksi vandalisme biasanya meningkat menjelang diselenggarakannya kampanye di negara Amerika Latin tersebut. Ketika masa itu datang, para ‘dokter’ atau seniman yang memperbaiki patung harus bekerja secara ekstra.

Di tempat ini terdapat lebih dari selusin seniman yang bertugas memperbaiki patung, membersihkan dari cat-cat, dan melengkapi bagian-bagian yang hilang.

Koordinator operasi di bengkel Monumen dan Karya seni kota, Jorge Grimaz mengatakan, sebenarnya dia dan timnya berharap dapat berfokus pada pemeliharaan patung, bukan perbaikan.

“Kami ingin memiliki pekerjaan perbaikan yang lebih sedikit dan fokus hanya pada pemeliharaan dan restorasi pada kerusakan yang disebabkan oleh usia patung, tidak untuk perusakan yang dilakukan dengan sengaja,” kata Jorge kepada ABC News.

Banyaknya patung dan monumen, yang sebagian di antaranya diperoleh dari Prancis pada awal abad ke-20, membantu Argentina menata ibu kotanya, menjadikan Buenos Aires berbeda dari kota-kota Amerika Latin lainnya. Polusi dan kelembaban ibu kota Argentina yang terletak di tepian Rio de la Plata, memberi dampak terhadap patung-patung itu. Tetapi musuh utama mereka adalah vandalisme

Serangan pada patung-patung tersebut telah meningkat seiring dengan meningkatnya rasa frustrasi warga yang disebabkan oleh krisis ekonomi Argentina.o-zon

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *