Karding: Politik Kebudayaan-Lingkungan Hidup Jadi Infrastruktur Bangsa

  • Whatsapp

Jakarta/tabengan.com – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan’politik berbudaya dan lingkungan lestari harus menjadi infrastruktur kehidupan bangsa.

Kedua isu itu menurut dia, merupakan isu politik dan negara yang memiliki tujuan mulia demi masa depan bangsa.

“Pertama, politik kebudayaan karena kita sedang mengalami tantangan arus anti-toleransi, anti-pluralisme. Kita mengalami tekanan dari sebuah gerakan intoleran, kehendak untuk menyeragamkan budaya berbeda yang mahakaya,” kata Karding dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri deklarasi Poros Hijau Indonesia daerah Jambi pada Jumat (16/11).

Karding menjelaskan, beberapa negara besar, bahkan aktor-aktor penting pemerintahan di Amerika Serikat sedang terjangkiti pola sikap demikian dan beberapa negara di benua Eropa juga mengalami tantangan nasionalisme yang salah kaprah.

Dia mengatakan, tantangan politik kebudayaan dan politik lingkungan hidup berkelanjutan menjadi salah satu prioritas pasangan Calon Presiden (Capres)-Wakil Presiden (Cawapres) nomor 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin.

“Nasionalisme mereka jadi sempit. Sebuah bangunan watak nasionalisme yang menisbikan kemanusiaan sebagai akar fundamentalnya,” ujarnya.

Terkait dengan politik lingkungan hidup, Karding menilai sangat relevan dengan Poros Hijau Indonesia dan pandangan masyarakat yang justru bertentangan dengan nilai kelestarian lingkungan harus segera diubah.

Dia menilai tidak boleh pandangan kita ke depan justru bakar hutan dan eksploitasi tambang karena pandangan-pandangan seperti itu akan menjadi benalu bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Karena itu Karding mengajak seluruh lapisan masyarakat tidak salah memilih pemimpin karena seorang pemimpin bangsa Indonesia harus memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

“Jadi yang dibutuhkan negara ini adalah pemimpin yang komitmen melestarikan kualitas lingkungan hidup berkelanjutan. Jokowi bukan hanya bicara, buktinya sudah diwujudkan dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Bayu,” katanya.

Koordinator Poros Hijau Nasional, Rivani Noor Machojoeri mengakui perjuangan Jokowi yang peduli dengan lingkungan karena sudah memberikan bukti nyata di masyarakat.

Karena itu dia mengajak relawan Poros Hijau Nasional memperjuangkan Kemenangan Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 demi sebuah proses pembangunan yang memenuhi kebutuhan sekarang tanpa mengorbankan pemenuhan kebutuhan generasi masa depan.

Turut hadir dalam kesempatan itu , Ketua Tim Kampanye Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin, Agus Roni; Koordinator Poros Hijau Indonesia wilayah Jambi, Feri Irawan.

Pos terkait