Pasokan Ikan Tongkol dan Cumi Berkurang

  • Bagikan

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Memasuki musim penghujan yang disertai angin kencang, mulai berpengaruh terhadap pasokan ikan laut ke Kota Palangka Raya. Pantauan Tabengan di Pasar Kahayan Palangka Raya, Rabu (14/11), dua jenis ikan laut, Tongkol dan Cumi-cumi, stoknya menipis. Menurut para pedagang, pasokan dua jenis ikan itu mulai berkurang.

Abdul, salah satu pedagang ikan di Pasar Kahayan, mengakui harga ikan tergantung dari distribusi. “Ada juga (ikan laut) yang naik dan turun karena cuaca dan proses distribusinya juga, selain itu ada ikan yang dikurangi juga jumlah pengirimannya ke kami,” katanya.

Ikan yang dijual Abdul, ikan lajang harganga Rp30 ribu/kg, ikan tongkol Rp35- 40 ribu/Kg. Beberapa hari ini pasokannya ikan tongkol berkurang. “Tongkol pasokannya dikurangi, sementara cumi beberapa hari ini sudah tidak ada” bebernya. Abdul berharap cuaca kembali normal agar distribusi ikan laut kembali normal.

Salah satu penghambat distribusi ikan laut adalah ombak yang tinggi ketika memasuki musim penghujan. Nelayan juga berhenti melaut untuk sementara waktu saat terjadi angin kencang. “Kalau sudah begitu harga ikan laut akan naik,” katanya.

Sementara pasokan ikan sungai tetap normal, harganya pun tidak ada perubahan. Hanya ikan gabus yang pasokannya jadi berkurang beberapa hari ini sehingga terjadi peningkatan harga. Untuk ikan sungai, harga ikan air tawar yang dijualnya, ikan kakapar Rp50 ribu/Kg, Nila Rp38 ribu/Kg, biawan Rp28/Kg, dan patin Rp30 ribu/Kg,

Seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di pasar tersebut, mengungkapkan kekhawatirannya karena ikan gabus secara tiba- tiba menghilang dari pasaran. Hal tersebut dikarenakan menu makanan yang menjadi favorit keluarganya ialah ikan gabus atau haruan. “Nah, ini dia mas saya juga bingung karena ikan gabus pada habis semuanya ini namun harganya malah mahal,” imbuhnya. m-ybs

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.