Tambah Anggaran Penanggulangan Bencana

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah meminta pemerintah kota (Pemkot) setempat dapat menambah anggaran penanggulangan bencana di Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) kota itu. “Kami berharap kepala daerah anggaran penanggulangan bencana di BPBD bisa ditingkatkan. Kiranya kebutuhan anggaran untuk operasional pemadaman bisa ditambah apalagi hampir setiap tahuk wilayah kita terjadi banjir dan kebakaran lahan,” katanya di Palangka Raya, Kamis (4/10).

Pernyataan itu diungkapkan Politisi Nasdem itu saat dikonfirmasi terkait kunjungan Komisi C DPRD Kota Palangka Raya ke kantor BPBD Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah itu. Pada kunjungan tersebut Mukarramah di dampingi Sekretaris dan anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Rusdiansyah dan Surileli.

Wanita berhijab itu mengatakan, selain perlu penambahan anggaran penanggulangan kebencanaan, BPBD Kota Palangka Raya juga masih memiliki banyak kekurangan dalam pelaksanaan tugas. “Salah satunya BPBD Kota tidak memiliki armada pemadam kebakaran. Petugas BPBD juga terpaksa menggunakan mobil dinas untuk menunjang operasional di lapangan.

Seharusnya mereka punya mobil khusus untuk operasional di lapangan terkait penanggulangan kebencanaan,” ujarnya. Menurutnya, kurangnya anggaran serta belum adanya mobil operasional tersebut juga berdampak pada kualitas penanggulangan bencana yang dilakukan.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Kota Palangka Raya, Henora Koffeno Nahan sebelumnya berharap dana rutin penanggulangan bencana dapat ditambah. “Idealnya per triwulan disiapkan anggaran rutin penanggulangan bencana Rp200 juta. Saat ini anggaran yang ada di bawah itu,” lanjutnya.

Dia mengatakan penambahan anggaran rutin penanggulangan bencana tersebut sangat diperlukan mengingat sejumlah wilayah di Kota Palangka Raya rawan bencana banjir saat hujan dan kebakaran saat kemarau. “Kami juga telah mengajukan bantuan ke BNPB pusat untuk pengadaan perlengkapan pemadam kebakaran serta dua mobil pemadam. Saat ini kinerja BPBD kota belum diperkuat dengan keberadaan mobil pemadam,” tambahnya. ant

iklan atas

Pos terkait

iklan atas