Kasus Pembunuhan Dominikus, Polisi Periksa 30 Saksi

  • Whatsapp

MUARA TEWEH/tabengan.com – Aparat Satuan Reserse Kriminal Polres Barito Utara (Barut) terus menelisik kasus pembunuhan sadis satu keluarga yang menewaskan Dominikus Jehabut, Meliana Minur atau Imel dan putranya Apriliano di Camp Hajak C, Kecamatan Teweh Baru, Barut, pekan lalu.

Terbukti, hingga Minggu (16/9) siang, sudah 30 orang saksi yang diperiksa Satreskrim Polres Barut.

Bacaan Lainnya

Kapolres Barut AKBP Daston Siregar melalui Kepala Satreskrimnya AKP Samsul Bahri mengatakan, semua personel diturunkan untuk menyelidiki kasus pembunuhan terhadap Dominikus, Meliana Minur atau Imel dan putranya Apriliano.

“Kami sudah memeriksa 30 orang saksi. Sampai saat ini penyelidikan secara intensif masih terus berjalan,” ujarnya di Muara Teweh, Minggu.

Menurut AKP Samsul, salah satu saksi yang kembali diperiksa adalah Afrianus Jehabut. Dia menjadi saksi penting peristiwa dugaan pembantaian terhadap sepupunya, Dominikus Jehabut.

Afrianus dipanggil aparat Satuan Reskrim Polres Barut untuk dimintai kesaksian terhadap kasus yang semula diduga hanya karena terjadinya kebakaran barak itu. Dia memenuhi panggilan pihak kepolisian, Kamis (13/9) lalu.

Flobamora Kecam Pembunuhan
Paguyuban Keluarga Flobamora Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) prihatin atas kasus tewasnya satu keluarga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) di PT AGU Barut, yang diduga dibunuh kemudian dibakar.

Flobamora meminta aparat hukum mengungkap kasus ini hingga tuntas. Siapa pelakunya serta apa motifnya, sehingga tega menghabisi satu keluarga. Bahkan anak yang masih bayi pun ikut dibantai.

“Sangat prihatin, kami sangat terpukul. Ini tidak manusiawi. Polisi harus mengungkap sampai tuntas,” kata Ketua DPP Paguyuban Keluarga Flobamora Provinsi Kalteng, Gregorius Doni Senun, pekan kemarin.

Goris, sapaan akrab Gregorius, yakin bahwa aparat memiliki kemampuan untuk mengungkap kasus tersebut. Karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat kepolisian untuk mengungkap.

“Kami juga mengimbau kepada warga Flobamora untuk tetap tenang, jangan melakukan tindakan-tindakan yang berlawanan dengan hukum. Jika memiliki informasi penting terkait kasus ini, tolong berkoordinasi dengan aparat hukum,” kata Goris. c-ryu/mel

Pos terkait