Perlu Evaluasi Rendahnya Serapan PBB-P2

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Walikota Palangka Raya HM Riban Satia, sejak tanggal 24 Agustus 2018 telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 870/0755-24/SEKT/BPPRD/VIII/2018, yang ditujukan kepada seluruh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, untuk berpatisipasi aktif dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan dan Pedesaan (PBB P2). Pembayaran objek pajak tersebut, kata Riban meliputi objek pajak pribadi, maupun rumah dinas dan tanah-tanah aset milik pemerintah provinsi Kalteng, terutama yang berada wilayah administrasi Kota Palangka Raya.

Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto meminta untuk mengevaluasi serapan penerimaan pajak PBB-P2 yang terhitung masih rendah. Sebab hingga per tanggal 31 Juli 2018, mencapai angka 23,60 persen. Hal tersebut jauh berada dibawah target pemerintah sebesar Rp 18 Miliar, yang berarti penerimaan masih berkisar Rp 4,2 Miliar lebih. “Maka itu kita minta Pemko untuk mengevaluasi secara menyeluruh penyebab masih rendahnya realisasi PBB-P2 tersebut,” ungkapnya kepada awak media, kemaren.

Bacaan Lainnya

Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, perlu dilakukan pemetaan dari permasalahan rendahnya capaian target PBB-P2 tersebut. Caranya dengan merumus kembali permasalahannya, lalu kemudian dicari solusi penyelesaiannya. “Kita minta agar jangan sampai diakhir tahun realisasi PBB-P2 malah jauh dari target yang diharapkan,” tandasnya lagi.

Pemko juga harus lebih bekerja keras dengan cara jemput bola ke obyek-obyek pajak, terutama dengan berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaksanakan kewajibannya membayar pajak. “Harus ada upaya lebih dari pemerintah untuk menerapkan penarikan pajak secara jemput bola demin meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) sumber pajak. Harus bisa mendekatkan diri ke masyarakat, gandeng pihak perbankan dan pihak swasta untuk bisa menjadi wadah layanan pembayaran pajak. Upaya ini semata-mata demi peningkatan PAD yang akan digunakan untuk pembangunan kota ini juga,” harapnya. m-rgb

Pos terkait