Perompak Kapal Dagang Ditembak

381
perompak ditembak di kapuas
Ahmadi, perompak kapal dagang di Sungai Kapuas, mendapat perawatan setelah ditembak jajaran Polsek Selat yang bekerja sama dengan Polres Hulu Sungai Tengah, Kalsel. TABENGAN/YULIANSYAH

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Karena melawan saat akan diamankan, seorang perompak kapal dagang terpaksa ditembak anggota Resmob Polsek Selat, Minggu (1/7) sore. Sementara seorang lagi ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Rantau, Kabupaten Tapin.

Ahmadi (41), warga Desa Sungai Buluh RT 01, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, ditembak. Dan, rekannya, Mahyudin (35), warga Desa Blok E Kiri, Dusun Marga Utama, Kecamatan Bataguh, ditangkap di Rantau.

Menurut Kapolsek Selat AKP Maryono, kedua pelaku sudah diamankan.

Peristiwa perampokan terjadi Selasa (26/6) sekitar pukul 17.30 WIB, saat korban bernaman Usai berjualan menggunakan kapal dagangnya. Sampai di muara DAS Kapuas, yakni di Muara Terusan, Pulau Berangas, Desa Bamban, Kecamatan Bataguh, kapalnya dipepet sebuah perah ces yang ditumpangi kedua pelaku yang menodongkan parang dan pistol ke arah istri Usai yang sedang hamil.

Pada saat melakukan aksinya tersebut kedua pelaku memakai topeng. Karena takut dilukai, apalagi istrinya sedang hamil, korban kemudian akhirnya menyerahkan hasil jualan yang diminta kedua pelaku, yaitu uang tunai sebesar Rp 50 Juta, kalung emas 3 gram, cincin emas 10 gram, satu buah handphone merek Samsung dan Nokia, serta sebuah pisau herder.

Usai menggasak harta, serta membagi hasil rampokannya, kemudian kedua pelaku langsung melarikan diri dengan cara berpisah. Ahmadi bersembunyi di kediaman rekannya di daerah seputaran Komplek TVRI Banjarmasin, dan Mahyudin bersembunyi di tempat keluarganya di daerah HST.

Mendapatkan laporan dari korban, aparat Polsek Selat yang dibantu oleh Satuan Resmob Polda Kalsel dan Resmob Polres HST, kedua pelaku akhirnya dapat diamankan berikut sisa-sisa hasil rampokanya.

Kini Ahmadi perawatan medis, sebab pada saat mau ditangkap dirinya berusaha melarikan diri. Sementara Mahyudin yang tengah berjalan-jalan di sekitar wilayah Rantau hanya pasrah saat ditangkap aparat.

“Keduanya kita kenakan Pasal 365 KUHP, dan saat ini kita juga sedang mendalami terkait dengan barang bukti berupa senjata api jenis pistol yang dibawa Mahyudin,“ kata Kapolsek. c-yul

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.