Tim Labfor Akan Cek Kebakaran Pasar Besar

49
Kebakaran pasar besar palangkaraya
Petugas Damkar saat berupaya memadamkan kobaran api yang membakar Blok Pasar Ikan Tampung Untung, Kompleks Pasar Besar Palangka Raya, Selasa (19/6). TABENGAN/YOHANES

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Surabaya dipastikan datang untuk melakukan pengecekan terhadap terbakarnya blok pasar ikan Tampung Untung di Jalan Jawa, Kota Palangka Raya, Selasa (19/6). Direncanakan, Tim Labfor tiba di Palangka Raya pada Kamis, (21/6) pagi.

Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul RK Siregar SIK mengatakan, didatangkannya Tim Labfor Surabaya guna memastikan asal muasal api penyebab kebakaran tersebut.

“Besok pagi sudah datang. Untuk jumlah personel yang datang kita belum tahu,” katanya, Rabu (20/6).

Disebutkan, hingga saat ini proses pemeriksaan saksi tengah dilakukan. Hingga kemarin malam, 6 saksi telah dimintai keterangan seputar kebakaran tersebut.

“Lokasi kebakaran kini masih berstatus quo. Olah TKP tengah dilakukan oleh Tim Identifikasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Timbul menerangkan jika kebakaran tersebut menghanguskan 34 barak, 16 kios dengan jumlah pedagang 50 orang.

Perbaiki Jaringan
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, Sugianor meminta PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Palangka Raya segera memperbaiki jaringan listrik semrawut yang berada di daerah itu.

“Jaringan listrik semrawut dan tidak memenuhi standar ini akan membahayakan masyarakat. Salah satu lokasi yang terpantau jaringan listriknya semrawut ialah di kawasan Pasar Besar Palangka Raya,” kata Sugianor, Rabu.

Politisi PKB ini mengatakan, tidak tercapainya standar pemasangan instalasi jaringan listrik berpotensi tinggi terjadi hubungan arus pendek listrik.

“Beberapa kejadian kebakaran di Palangka Raya diduga juga terjadi akibat adanya hubungan arus pendek listrik. Seperti kebakaran di Pasar Ikan Tampung Untung kawasan Pasar Besar yang menghanguskan puluhan barak dan lapak-lapak serta sejumlah ruko pedagang,” katanya.

Pria yang pernah menjadi Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Palangka Raya itupun kembali meminta PLN, dapat berkoordinasi dengan pengelola pasar untuk memperbaiki instalasi jaringan listrik yang semrawut dan tidak memenuhi standar.

“Saya juga meminta Pemerintah Kota segera berkoordinasi dengan pengelola pasar serta instansi terkait, untuk melakukan pendataan terhadap para korban kebakaran sehingga bisa dilakukan tindakan lebih lanjut,” katanya.fwa/ant

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here