Buaya Mentaya Kerap Muncul di Pulau Hanaut

46
buaya sampit
Ilustrasi

SAMPIT/tabengan.com – Setelah sebelumnya meneror warga Desa Ganepo Kecamatan Seranau, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), belakangan ini buaya Sungai Mentaya kembali menampakkan diri di wilayah Kecamatan Pulau Hanaut yang merupakan kecamatan paling selatan di Kotim.

Beberapa hari terakhir warga Kecamatan Pulau Hanaut kerap melihat buaya muara yang muncul ke permukaan di dekat pemukiman penduduk.

Camat Pulau Hanaut H Eddy Mashami mengungkapkan, warga Desa Babaung, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim yaitu Wiwin, pekan lalu melihat buaya tersebut muncul sekitar pukul 17.29 WIB. Saat itu sejumlah warga sedang menggunakan perahu kelotok melihat dengan jelas buaya tersebut di permukaan sungai.

Diperkirakan buaya yang muncul tersebut memiliki panjang sekitar tiga meter lebih. Warga sempat mengabadikan buaya tersebut dengan menggunakan kamera telepon seluler.

“Menurut warga, buaya yang muncul itu panjangnya sekitar 3 meter lebih, ukurannya cukup besar,” ungkapnya, Minggu (20/5).

Disampaikannya, ketika itu Wiwin bermaksud pulang ke Desa Bapinang Hulu Kecamatan Pulau Hanaut. Saat melintas di daerah Desa Bebaung, mereka melihat seekor buaya berenang melintas di permukaan air. Buaya tersebut meski tidak terlihat agresif, namun warga memilih untuk menjauh.

Setelah kemunculan buaya tersebut, Camat Pulau Hanaut kemudian memberikan imbauan kepada masyarakat di wilayahnya, agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di tepi sungai. Terutama pada saat subuh dan sore hari, hal ini untuk menghindari adanya korban serangan buaya.

Dia menambahkan, pihaknya sudah menyampaikan masalah kemunculan buaya ini ke BKSDA Pos Sampit untuk menindaklanjutinya, sehingga buaya-buaya ini tidak sampai menyerang warga.

BKSDA Pos Sampit sendiri sebelumnya sudah pernah berusaha menangkap buaya yang ada di sekitar perairan Desa Ganepo dengan memasang perangkap. Namun buaya-buaya di kawasan tersebut tidak ada yang berhasil ditangkap. c-arb

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here