Napi Lapas Masih Kelola Sabu di Kalteng

990
sabu-sabu
ilustrasi

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Aparat kepolisian terus melakukan pemberantasan peredaran narkotika di Kalimantan Tengah. Meskipun berulang kali melakukan penangkapan, upaya membongkar sindikat bandar besar masih kurang memuaskan.

Setiap kali pengungkapan, kepolisian terus mengalami kendala untuk mengetahui siapa pemasok besar sabu yang masuk Kalteng. Untuk itulah, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalteng bersama Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng melakukan kerjasama terhadap instansi terkait di provinsi tetangga.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Ignatius Agung Prasetyoko mengatakan, pihaknya telah menggandeng kepolisian dan BNNP Pontianak, Kalimantan Barat, dalam upaya pemberantasan narkoba. Hal ini dianggap penting karena beberapa kali pengungkapan, sabu yang didapatkan diketahui berasal dari Pontianak.

“Sepekan yang lalu, kita tangkap dengan jumlah besar sabu yang berasal dari Pontianak,” tutur dia.

Masifnya peredaran sabu di Kalteng ternyata juga turut andil dilakukan oleh narapidana yang masih mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Tak bisa dipungkiri, napi yang berada di Lapas Kalteng masih bisa mengelola peredaran sabu dari dalam. Hal ini yang menjadi pekerjaan utama kita dalam upaya menciptakan Kalteng Bersinar,” ungkapnya. fwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here