Palangka Raya Job Fair, 1.847 Pelamar Rebutan 103 Lowongan Kerja

1990
Penutupan Palangka Raya Job Fair
Penutupan Palangka Raya Job Fair

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Selama 2 hari penyelenggaraan Pameran Lowongan Pekerjaan Job Fair Palangka Raya Tahun 2017, ada sekitar seribu lebih pencari kerja (pencaker) yang mendaftar, untuk bersaing memperebutkan 103 lowongan yang tersedia. Lowongan itu terdiri atas berbagai jenis jabatan yang disediakan sejumlah instansi. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Palangka Raya, Said Sulaiman, dalam sambutan yang dibacakan Kepala Bidang Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja, Yusak mengatakan, adanya job fair tahun 2017 ini bertujuan membentuk iklim sosial, ekonomi, dan budaya yang mendukung produktivitas kerja. Sehingga dapat hidup layak, berkualitas dan sejahtera. Sasarannya tentu sajameningkatkan jumlah tenaga kerja yang produktif dan berkualitas, dalam hubungan kerja yang harmonis dan saling menguntungkan.

Semakin banyaknya jumlah penduduk, lanjut Yusak, tentu akan membutuhkan lapangan kerja yang banyak pula. Sementara lapangan pekerjaan yang tersedia cukup terbatas. Mengatasi permasalahan itu, maka salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Palangka Raya adalah dengan menggelar Pameran Bursa Kerja (Job Fair). Kegiatan ini memiliki fungsi memfasilitasi pertemuan antara pencari kerja dengan tenaga kerja.

“Adanya kegiatan job fair diharapkan mempercepat pertemuan antara pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja. Perusahaan dapat menyediakan dan menginformasikan lowongan pekerjaan, kemudian melakukan seleksi mencari calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” kata Yusak ketika menutup kegiatan Pameran Lowongan Pekerjaan Job Fair Palangka Raya Tahun 2017 di Aula Palangka Universitas Palangka Raya, Rabu (12/4).

Kegiatan job fair ini juga diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja dari berbagai angkatan, sehingga dapat menekan angka pengangguran daerah, khususnya di Palangka Raya.

Terlibatnya sejumlah perusahaan dari berbagai bidang dalam kegiatan ini, diharapkan mampu menyediakan lowongan pekerjaan mencapai seribu jenis jabatan.

Permasalahan mengenai kesempatan kerja ini sangat penting dan mendesak, lanjut Yusak. Hal ini disebabkan pertumbuhan angkatan kerja lebih banyak dibandingkan dengan pertumbuhan kesempatan kerja yang tersedia. Sasaran kegiatan ini, dalam upaya meningkatkan jumlah tenaga kerja yang produktif, dan berkualitas dalam hubungan kerja yang harmonis, dan saling menguntungkan semua pihak. Tahun 2017, dinilai Yusak, tidak kalah meriah dan sukses dibandingkan tahun sebelumnya. Job Fair itu merupakan yang kedua kali dilaksanakan di Palangka Raya. Sama seperti tahun sebelumnya, target pelamar sekitar 1.500 pelamar, dan yang datang mencapai 1.800 lebih pelamar.

Sementara dari pihak EO Mandau Telawang, melalui Project Maneger Frangky Riyanto, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan berbagai pihak, sehingga Job Fair Disnaker 2017 bisa terlaksana dengan baik. Menurut pria yang akrab dipanggil Iyonk ini, pelaksanaan Job Fair 2017 ini sangat memuaskan, walau hanya dalam waktu 2 bulan persiapan. Disnaker dan EO Mandau Telawang berhasil menggelar Job Fair, mulai dari publikasi, mengumpulkan peserta, sponsorship dan sebagainya, namun dalam pelaksaaannya dengan hasil maksimal dan memuaskan.

Antusiasme peserta Job Fair pun dinilai sangat baik, selain perusahaan penyedia tenaga kerja dan pencari kerja, pihak penyelenggara juga menyediakan serana untuk promosi dan penjualan untuk perusahaan secara usaha kecil dan menengah berupa tenda-tenda dan tempat untuk memasarkan produk. Diakui Iyonk, acara Job Fair Disnaker tahun ini mengalami peningkatan dibadingkan sebelumnya, hal itu dapat dilihat dari jumlah pencari kerja, serta jumlah perusahaan yang berpartisipasi lebih banyak dari sebelumnya. Pencari kerja juga datang dari luar kota Palangka Raya, seperti Pulang Pisau, Kapuas, Gunung Mas dan lainnya. ded/erc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here