Disdik Sosialisasikan DAK SMA 2017

444
Sosialisasi DAK SMA 2017
Sosialisasi DAK SMA 2017

PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Disdik Kalteng) menggelar kegiatan Sosialisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2017, dilaksanakan di Hotel Batusuli Internasional itu diikuti 234 Kepala sekolah SMA se Kalteng.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng Drs H Nurul Edy MSi didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMA Hamka MPd beserta Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter SMA Kantor Disdik Kalteng Andreas SPd SIP MAP kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan validasi dan sinkronisasi data SMA yang akan menjadi dasar penyaluran dana bantuan sekolah.

Nurul menjelaskan berdasarkan Undang-undang (UU) No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan Pendidikan Menengah dan Luar Biasa (Dikmen LB) per 1 Januari 2017 telah beralih ke Pemerintah Provinsi, termasuk dalam segi pembiayaan.

Menurutnya, dalam penyelenggarakan pendidikan yang berkualitas di Kalteng, diperlukan pembiayaan pendidikan yang berkesinambungan dengan jumlah yang mencukupi, bermamfaat, berhasil guna dan berdaya guna.

Oleh kerena itu Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen mendukung pemerintah Kabupaten/Kota dengan cara memberikan anggaran melalui program DAK untuk mendanai kegiatan prioritas pembangunan pendidikan terutama meningkatkan akses bagi masyarakat terhadap pendidikan yang berkualitas yang bersifat non fisik.

“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini terjadi sinergitas pelaksanaan program DAK antara Pemerintah Pusat, pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam meningkatkan peran serta, komikmen dan kontribusi untuk mendukung tercapainya program Kalteng Berkah,” ungkapnya.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembinaan Karakter SMA Kantor Disdik Kalteng Andreas SPd SIP MAP yang juga menjadi Ketua Panitia Kegiatan menambahkan, kegiatan sosialisasi DAK non fisik SMA tahun 2017 itu dilaksanakan 2 tahap.

Menurut Andreas jumlah SMA di Bumi Tambun Bungai sebenarnya berjumlah 238 sekolah. Namum karena ada 4 sekolah yang menolak dana bantuan sekolah itu, sehingga 234 sekolah saja yang mengikuti kegiatan tersebut.

“Untuk memaksimalkan kegiatan ini kita bagi menjadi dua tahap, yang masing masing tahapnya diikuti 117 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah SMA se Kalteng. Kita harap kegiatan ini memberikan pemahaman kepada kepala Sekolah terkait penggunaan DAK tersebut,” tutupnya.nta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here