Awaludin Penuhi Undangan Panwaslu

83
Awaludin Noor
Awaludin Noor

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Cuitan mantan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Jhon Krisli-Maryono (JoYo) terus berlanjut. Kali ini, Panwaslu mengundang Ketua DPW PPP Awaludin Noor untuk datang memberikan keterangan terkait kisruh imbalan politik atau mahar politik.

Awaludin tiba seorang diri dengan menggunakan mobil pribadinya, sekitar pukul 16.26 WIB. Ia disambut Ketua Panwaslu Endrawati dan Sekretariat Panwaslu, dan anggota kepolisian. Beberapa jam berlalu, tepat pukul 18.00 WIB, Awaludin pun keluar dari ruangan.

Kepada media, Awaludin mengatakan, jika kedatangannya hanya memenuhi undangan dari Panwaslu. Intinya, pernyataan PPP tidak jauh berbeda dari konferensi pers yang sebelumnya dilakukan DPW PPP.

“Intinya, tidak ada imbalan yang kami terima dari pasangan JoYo. Semuanya merupakan bagian dari mekanisme untuk pembiayaan tahapan dan survei bakal calon yang mendaftar di PPP. Bukan segala imbalan politik atau yang ramai dibicarakan yakni mahar,” katanya, Senin (22/1) petang.

Ia pun menuding jika pasangan JoYo salah persepsi mengenai pembiayaan tersebut. Mengingat pembiayaan tahapan dan survei telah disepakati bakal calon.

“Kesepakatan itu fluktuatif saja. Maksudnya guna memperingan semua bakal calon, sehingga semua calon yang mendaftar di PPP mempunyai kesempatan yang sama,” urainya.

Awaludin pun menegaskan kembali, jika pembiayaan itu telah disepakati oleh pasangan JoYo. Kemudian memang ada diucapkan, “Siapkan jaminan kebersamaan”.

“Namun, tidak ada kata imbalan politik atau mahar. Kita datang ke sini sesuai undangan dan tupoksi dari Panwaslu, karena ada yang harus ditindaklanjuti. PPP mencoba menjawab pertanyaan publis. Semoga bisa tabayun-kan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslu Endrawati menyebut pemanggilan Ketua DPW PPP dimaksudkan untuk menggali informasi terhadap pihak terkait mengenai apa yang diucapkan oleh pasangan JoYo.

“Kita hanya berdiskusi, menggali informasi mengenai permasalahan yang ada. Kemudian nantinya kita bisa menyimpulkan apa yang bisa dilakukan,” ujarnya.

Direncanakan, pemanggilan beberapa pihak terkait akan kembali dilakukan.hari ini, Selasa (23/1) pukul 16.00 WIB, Panwaslu akan kembali mengundang Iwan Kurniawan dan Rudianto dari Gerindra untuk dimintai keterangan.

“Semoga saja mereka bisa hadir. Kemudian malamnya akan berlanjut dengan pasangan JoYo yang kembali kita undang,” tegasnya.

Selanjutnya, Panwaslu akan meminta petunjuk dari Bawaslu RI, karena hal ini telah menjadi perhatian nasional.

“Saksi-saksi masih belum lengkap. Akan ada saksi terakhir yang dihadirkan. Kemudian kita akan melakukan rapat pleno anggota Panwaslu dan dilanjutkan dengan merapatkannya ke Sentra Gakumdu, apakah bisa permasalahan ini ditindaklanjuti atau tidak,” tuturnya. fwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here