2 Lansia Tewas Tersedak Kue Mochi

89
lansia tewas tersedak kue mochi

TOKYO/tabengan.com – Sedikitnya 15 orang lanjut usia (lansia) dilarikan ke rumah sakit di Tokyo, Jepang, pada Senin 1 Januari. Belasan lansia tersebut diketahui tersedak kue mochi khas Jepang yang terbuat dari beras. Sebagai informasi, menyantap mochi merupakan bagian dari tradisi menyambut tahun baru di Negeri Sakura.

Para lansia itu diketahui berusia antara 55-90 tahun dengan 13 orang di antaranya berusia di atas 70 tahun. Regu Pemadam Kebakaran Tokyo melaporkan, dua orang lansia tewas akibat tersedak mochi. Kedua korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia 50 serta 80 tahun. Sementara itu, tujuh orang lainnya berada dalam kondisi kritis saat tiba di rumah sakit.

Sebagai tradisi tahunan, menyantap mochi juga menjadi momok tersendiri. Setiap tahun baru selalu ada korban tewas akibat menyantap kue yang terbuat dari beras itu. Menurut Kementerian Kesehatan, Ketenagakerjaan, dan Kesejahteraan Jepang, selama 10 tahun terakhir mayoritas korban tewas adalah lansia.

Melansir dari Straits Times, Selasa (2/1/2018), Regu Pemadam Kebakaran Tokyo sudah menerbitkan peringatan resmi terkait kue mochi pekan lalu. Mereka mengingatkan agar warga berhati-hati selama menyantap kue-kue tradisional tahun baru, terutama kepada anak-anak dan lansia.

Peringatan tersebut diterbitkan setiap tahun menjelang Tahun Baru. Otoritas Jepang merekomendasikan agar kue mochi sebaiknya dipotong hingga menjadi bagian-bagian kecil sebelum dimasukkan ke dalam mulut serta dikunyah hingga halus sebelum ditelan. Jika tidak, maka kue tersebut bisa saja menyangkut di tenggorokan sehingga mengganggu saluran pernapasan.

Meski peringatan sudah dikeluarkan, angka kematian tetap saja menjadi tajuk utama pemberitaan setiap pergantian tahun. Jumlah kematian tertinggi terjadi pada awal 2015 saat sembilan orang tewas tersedak kue mochi. Angka itu menurun pada 2016 dengan satu korban, sementara pada 2017 dua orang meninggal dunia.

Warga Jepang biasanya mengonsumsi sekira 1 kilogram (kg) kue mochi setiap tahun, terutama sepanjang pekan pertama Januari. Selain menyebabkan korban tewas, kudapan itu juga kerap membuat warga Jepang tergolek lemah di atas tempat tidur rumah sakit.

Pada 2001, seorang pria berusia 70 tahun yang tersedak kue mochi sempat diselamatkan oleh putrinya dengan menggunakan penyedot debu. Namun, regu pemadam kebakaran tidak merekomendasikan cara tersebut karena berisiko tinggi terhadap korban.o-zon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here