Pembunuh Istri Bos Emas Dibekuk

105
perampok istri bos emas dibekuk
Kedua pelaku saat mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya, setelah ditembak kakinya karena mencoba kabur saat disergap polisi.

KUALA KAPUAS/tabengan.com – Hanya berselang 2 hari setelah melakukan perampokan dan pembunuhan terhadap Tania (27), istri seorang pendulang emas di Sei Kobe, anak Sungai Mangkirik Desa Balai Panjang, Kecamatan Pasak Telawang, Kabupaten Kapuas, Senin (27/11) lalu, pihak kepolisian berhasil membekuk 2 orang pelakunya.

Kedua pelaku, Hendra (26) warga Desa Sei Ahas Hulu RT 03 Kecamatan Mantangai, dan Riansyah (19) warga Desa Sei Gita RT 02, Kecamatan Mantangai, dibekuk tim gabungan dari Polsek Kapuas Tengah dan Buser Polres Kapuas pada Rabu (29/11) sekitar pukul 13.00 WIB.

Setelah mendapat laporan terjadinya perampokan disertai pembunuhan, Tim Buser Polres Kapuas tiba di Mapolsek Kapuas Tengah sekitar pukul 22.45 WIB. Tak lama datang juga 2 anggota Team K-9 Unit Satwa Dit Sabhara Polda Kalteng untuk membantu pencarian barang bukti.

Dari hasil pengembangan tersebutl mereka kemudian meminta bantuan tim gabungan dari Polsek Kapuas Tengah, Intelmob Polda Kalteng, Jatanras Polda Kalteng, Buser Polres Palangka Raya serta Polsek Pahandut, yang hasilnya berhasil membekuk kedua pelaku di tempat berbeda.

Dari data yang dapat dihimpun, berawal ketika pelaku Hendra dan Riansyah datang ke pondok korban dengan menggunakan tutup muka dari baju. Saat itu korban sedang bersama anaknya berusia 2 tahun. Kemudian pelaku yang saat itu memegang sebilah parang mengarahkan kepada korban sambil mengancam. “Mana uang, saya butuh uang!” ucap Hendra.

Mendengar ancaman tersebut, korban berteriak minta tolong. Karena panik takut teriakan itu idengar orang, pelaku menghampiri dan langsung menebaskan parang beberapa kali ke tubuh korban hingga akhirnya tewas. Selanjutnya pelaku mencari barang berharga dan menemukan tas berisi uang tunai dan emas, kemudian kabur.

Hendra kabur ke Kota Palangka Raya, sedangkan Riansyah alias Ulat menginap semalam di Kecamatan Kampuri, Kabupaten Gunung Mas. Sebelumnya mereka membagi hasil rampokan. Riansyah mendapat Rp 1,5 juta dan Hendra Rp3,6 juta. Hendra dibekuk di kawasan Flamboyan Bawah Palangka Raya, sedangkan Riansyah di Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya.

Ketika disergap polisi, kedua pelaku mencoba kabur sehingga terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki. Usai mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolres Kapuas. c-yul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here