Bawaslu Kalteng Rilis IKP 2018

161
indeks kerawanan pilkada 2018
- Anggota Bawaslu Kalteng saat memaparkan Indeks Kerawanan Pilkada 2018. TABENGAN/FERRY WAHYUDI

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalteng merilis Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) yang akan diselenggarakan di 11 kabupaten/kota tahun 2018 mendatang. Dari data yang dihimpun Bawaslu, kerawanan rendah terdapat di Kabupaten Kapuas, Sukamara dan Barito Utara.

Sedangkan kabupaten/kota dengan tingkat kerawanan sedang berada di Palangka Raya, Lamandau, Seruyan, Katingan, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Timur, dan Gunung Mas.

Adapun aspek yang memicu terjadinya kerawanan di tingkat sedang untuk Palangka Raya, meliputi adanya penggunaan materi SARA dan adu domba. Selain itu juga penggunaan fasilitas negara dan tidak adanya lembaga pemantau turut berpotensi menimbulkan kerawanan.

Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi mengatakan, jika pihaknya memiliki tugas dan fungsi melakukan pencegahan terhadap pelanggaran Pilkada. Dalam hal ini Bawaslu mengingatkan kepada kepala daerah yang hendak maju kembali agar berhati-hati dengan kegiatan yang dilakukan. Seperti tidak melakukan pergeseran pejabat, apabila belum memiliki ijin dari Kemendagri.

“IKP kita ambil dari Pilkada terdekat sebelumnya. Kemudian melalui metode survei dan pengumpulan data,” katanya didampingi 2 anggota Bawaslu, Tity Yukrisna dan Edy.

Dijelaskan lebih lanjut, IKP bertujuan sebagai alat pemetaan pengukuran potensi dan deteksi dini menentukan wilayah prioritas yang diidentifikasi sebagai wilayah rawan dalam pemilu demokratis.

Kemudian sebagai alat untuk mengetahui dan mengidentifikasi ciri, karateristik dan kategori kerawanan dan berbagai wilayah yang akan melangsungkan Pemilu, sumber data rujukan informasi dan pengetahuan serta rekomendasi dalam mengambil keputusan. Terutama dalam langkah antisipasi keamanan.fwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here