Nyaris Ricuh, Kalteng Putra Diimbangi Persebaya 1-1

1298
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat adu mulut dengan CEO Persebaya Azrul Ananda
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat adu mulut dengan CEO Persebaya Azrul Ananda

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Laga Grup C Liga 2 babak 16 besar antara Kalteng Putra kontra Persebaya Surabaya di Stadion Tuah Pahoe Palangka Raya, Selasa (26/9) sore, berakhir imbang 1-1. Berlangsung dalam tempo tinggi dan panas, bahkan nyaris berujung ricuh di akhir laga.

Keributan justru terjadi di tribun penonton VIP yang berisi para pejabat Pemprov Kalteng, termasuk Gubernur Sugianto Sabran.

Dari kamera wartawan, tergambar pertengkaran juga melibatkan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dan CEO Persebaya Azrul Ananda, yang juga putra bos Jawa Pos Group Dahlan Iskan. Azrul dan Gubernur bahkan terlibat dorong-dorongan, sebelum akhirnya dilerai petugas keamanan.

Kejadian bermula saat Azrul melempar botol ke arah lapangan karena tak puas dengan keputusan wasit di akhir pertandingan. Azrul menilai wasit sengaja mengulur waktu. Gubernur yang melihat hal itu langsung menegur. Tapi teguran Gubernur justru direspon dengan marah. “Apa kamu!” tantang Azrul kepada Gubernur.

Anak Dahlan Iskan itu rupanya tak tahu bahwa yang menegur itu adalah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Karena sudah dikuasai emosi, Azrul yang hadir mengenakan kaos putih berkerah itu bangun dari duduknya. Melihat hal ini, aparat keamanan dan sejumlah pejabat yang menonton bersama di tribun VIP, langsung melerai.

Gubernur kemudian mengimbau melalui pengeras suara kepada penonton agar tidak terpancing dengan keributan tersebut dan segera pulang dengan tertib tanpa harus ada insiden. Penonton tuan rumah diimbau Gubernur agar menunjukkan kepada tim tamu sebagai tuan rumah yang baik.

Panas
Laga yang dipimpin wasit Very Permana itu, memang berlangsung dalam tempo panas. Persebaya dan Kalteng Putra harus puas berbagi poin. Babak pertama berakhir dengan dengan skor imbang 0-0.

Di babak kedua, Kalteng Putra tertinggal terlebih dahulu melalui gol Misbakus Solikin, kapten tim Persebaya, tepat menit 64. Gol ini bermula dari permainan satu dua yang diperagakan penyerang tim tamu dan berhasil melewati menembus hadangan pemain belakang tim tuan rumah. Setelah menerima umpan, langsung melesakkan bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Galih Sudaryono.

Kebobolan gol itu, Kalteng Putra terus menggempur pertahanan Persebaya. Buruknya koordinasi dan penyelesaian akhir para pemain depan tim tuan rumah, sulit mencetak gol. Rivaldi yang diplot sebagai striker murni tidak bisa berbuat banyak karena kesempatan mendapatkan bola sangat sedikit, bahkan ditempel ketat.

Melihat kondisi itu, Kas Hartadi menarik keluar Rivaldi dan memasukan Eksel Runtukahu. Keputusan ini berjalan baik, terbukti pemain belakang Persebaya kerepotan karena Eksel bermain lebih ngotot.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang di menit 72. Dennis Buiney melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan menghujam gawang Persebaya yang dikawal Miswar Saputra. Skor imbang 1-1. Ribuan penonton yang memenuhi kedua tribun langsung bersorak menyambut gol ini.

Selepas gol penyama kedudukan, kedua tim masih saling jual beli serangan. Namun Kalteng Putra terlihat lebih unggul dengan mengandalkan umpan panjang dari sisi sayap. Bahkan pemain belakang Persebaya dibuat kerepotan sehingga sering melanggar pemain tuan rumah.

Jelang menit akhir pertandingan tensi permainan semakin tinggi, pemain Persebaya sering melakukan pelanggaran keras. Salah satunya pada waktu tambahan 5 menit. Saat perebutan bola di udara, Eksel jatuh hanya beberapa centimeter dekat garis 16.

Wasit yang melihat kejadian ini meniup pluit dan memberikan tendangan bebas kepada tim tuan rumah. Namun keputusan ini diprotes para pemain Persebaya, bahkan semua pemain tim tamu keluar lapangan dan enggan melanjutkan prtandingan. Setelah jeda beberapa menit, pemain Persebaya kembali masuk lapangan dan melanjutkan pertandingan.

Tendangan bebas yang diberikan wasit tak bisa dimanfaatkanKalteng Putra. Setelah itu, kedua tim tak mampu mencetak gol lagi, tetap 1-1. Atas hasil ini Kalteng Putra berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 1 poin, sementara Persebaya berada di Puncak klasemen dengan 4 poin. yml

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here