Liga 3 Kalteng: Kapuas Jumpa Gumas di Final

2113
Persepar VS Persekap Kapuas
Persepar VS Persekap Kapuas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Turnamen sepakbola Liga 3 Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) 2017, akan memasuki babak akhir. Pertandingan babak final akan digelar Rabu (20/9), di stadion Tuah Pahoe pukul 13.30 WIB mempertemukan Persekap Kapuas dengan Persegumas. Persekap Kapuas lolos ke babak final setelah pada pertandingan semifinal yang digelar di stadion Tuah Pahoe, Selasa (19/9) pukul 13.30 WIB, menang atas Persepar Palangka Raya dengan skor tipis 1-0.

Duel Persepat kontra Persepat berjalan seru. Kedua tim ingin sama-sama mengejar kemenangan, namun Persekap lebih dominan dan berusaha mengurung pertahanan Persepar. Persepar hanya sesekali mengandalkan serangan balik. Meskipun terus menyerang, namun Persekap tidak mampu mencetak gol karena solidnya pertahanan belakang Persepar yang dikomandoi oleh Bayu Sunarto, mantan pemain Kalteng Putra. Skor 0-0 bertahan hingga pertandingan babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, Persekap kembali mendominasi permainan sementara Persepar kembali bermain bertahan. Pertengahan babak kedua, Kapuas berhasil mencetak gol. Bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh belakang Persepar terhadap salah pemain Persekap dekat kota penalti sisi kanan pertahanan Persepar. Wasit langsung meniup pluit dan memberikan hadiah tendangan bebas untuk Persekap.

Meskipun dihadang pagar hidup dari Para pemain Persepar, namun bola berhasil ditendang langsung ke arah gawang Persepar, panjaga gawang berhasil menepis bola tersebut dan jatuh tepat didalam kotak penalti, dengan sigap salah satu pemain Persekap langsung menyambut bola reboun dengan kaki dan gol. Kedudukan menjadi 1-0 untuk Persekap. Skor itu bertahan hingga pertandingan usai.

Usai pertandingan, pelatih Persepar, Eko Tamami mengatakan sebenarnya pertandingan berjalan imbang saja, hanya saja pada babak kedua fisik para pemain sudah mulai kendor, akibat pertandingan yang digelar setiap hari. Kemudian gol itu juga kesalahan kiper dalam menepis bola yang seharusnya keluar lapangan.

“Main imbang saja, tapi babak kedua fisik pemain menurun, konsentrasi juga ikut berkurang, ini akibat main setiap hari. Pemain kami juga banyak yang cidera,” kata Eko.
Sementara pertandingan di lapangan Makorem, Persegumas berhasil mengalahkan juara bertahan Liga 3 tahun 2016, PU Putra, dengan skor 2-1 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga pertandingan usai. Babak pertama Persegumas berhasil unggul 1-0, namun pada babak kedua PU Putra menyamakan skor menjadi 1-1 sehingga dilanjutkan dengan penalti dan dimenangkan dengan skor 2-1 oleh Persegumas. yml

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here