Mantan Bendahara Dishub Segera Disidang

709
ilustrasi korupsi
Ilustrasi

SAMPIT/tabengan.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotim menyatakan berkas perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) atas tersangka Riyadi Juniardi, mantan Bendahara Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim memasuki tahap II, Jumat (24/3).

“Tersangka sudah kami titipkan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIb Sampit dan dalam waktu dekat akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Palangka Raya agar segera disidangkan,” ungkap Kasi Intel Kejari Kotim Deddy Rasyid.

Selama proses hukum yang berjalan, Riyadi bersikaf koperatif. Saat pelimpahan tahap II sekitar pukul 08.00 WIB, tersangka datang ke kantor Kejari Kotim seorang diri.

Setelah diperiksa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kotim, Dewi Khartika, tersangka langsung dicek kesehatannya oleh dokter. Setelah dinyatakan sehat, Riyadi pun langsung digiring ke mobil tahanan oleh Kasi Intel, Kasi Pidsus Hendriansyah dan Jaksa pidsus.

Kasus yang sudah dimulai penyidikan sejak tahun 2016 lalu, yang sekarang sudah menetapkan bendahara Dishub Kotim, Riyadi Junniyanur sebagai tersangka dapat dipastikan akan terselesaikan pada tahun 2017 dengan catatan semua alat bukti lengkap.

Hingga kini masih belum diketahui pasti berapa kerugian yang dialami oleh Negara. Namun menurut hitungan sementara, sudah mencapai kisaran Rp 100 juta. Dana tersebut diambil dari APBD DPA Dishub tahun 2015 melalui 2 item kegiatan, yakni dana perawatan mobil operasional dan dana pengadaan bahan bakar minyak untuk bus sekolah milik pemerintah yang dikelola oleh Dishub Kotim.c-shb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here