Untuk Ketiga Kalinya, Banjir Terjang Katingan

616
kantor penyuluh KB Kecamatan Petak Malai
Banjir menenggelamkan perumahan penduduk Desa Tumbang Baroi, Kecamatan Petak Malai. Termasuk rumah jabatan camat.

KASONGAN/tabengan.com – Untuk yang ketiga kalinya, setelah Juni 2017 dan Juli 2017, kini di awal September 2017 banjir kembali menerjang beberapa desa dan wilayah kecamatan di Kabupaten Katingan.

Yanel SE, anggota DPRD Kabupaten Katingan kepada Tabengan, Senin (4/9), di ruang Komisi I DPRD setempat, mengatakan, salah satu wilayah yang diterjang banjir saat ini adalah di beberapa desa dan dusun yang ada di Kecamatan Petak Malai. Terparah terjadi di Desa Tumbang Baroi, Ibukota Kecamatan Petak Malai. Banjir kali ini kemungkinan merupakan yang terparah dari 40 tahun yang lalu.

Di Desa Tumbang Baroi selain tingginya kedalaman banjir, sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) dari 200 buah rumah yang terendam terpaksa mengungsi ke dataran yang lebih tinggi. Selain itu, sedikitnya ada tiga rumah yang sampai saat ini tak bisa dihuni sama sekali.

Hal itu lantaran ketiga buah rumah tersebut dalam keadaan miring lantaran diterpa oleh derasnya air banjir yang melanda desa tersebut. Kemudian, ada pula satu rumah yang roboh dan tergusur oleh air banjir.

Sebanyak 200 rumah warga di Desa Tumbang Baroi itu sudah dimasuki air dengan ketinggian berkisar antara 1-2,5 meter. Selain rumah warga, fasilitas pemerintahan seperti kantor dan aula kecamatan, perumahan dinas dan kantor Pospol di Petak Malai juga terendam banjir.

Mirisnya lagi, menurutnya, tepatnya pada 31 Agustus 2017 lalu, sehari menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriah, saat itu masyarakat Desa Tumbang Baroi yang hanya dihuni oleh 200 KK lebih ini sangat terisolasi. Warga desa tersebut tak bisa ke mana-mana, kecuali hanya berdoa dan berdoa, semoga hujan bisa reda dan kedalaman air cepat surut.

Karena itu, legislator dari partai Gerindra ini berharap kepada Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar secepatnya meninjau ke desa tersebut. Sekaligus melakukan pendataan terhadap KK dan rumah-rumah penduduk yang menjadi korban musibah banjir tersebut.

“Sehingga bisa mengetahui bantuan apa yang bisa didistribusikan kepada korban banjir di desa tersebut,” ujar anggota dewan asal daerah pemilihan (Dapil) Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah, Sanaman Mantikei, Katingan Hulu, Petak Malai, Marikit dan Bukit Raya ini. c-dar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here