Masjid Baiturahim Salurkan 1.060 Paket Daging Kurban

500
pembagian daging kurban di kobar
Panitia kurban Masjid Baiturahim, Kelurahan Baru, Pangkalan Bun saat memotong sapi kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan, Minggu (3/9).

PANGKALAN BUN/tabengan.com – Masjid Baiturahim, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (3/9), melakukan pemotongan hewan kurban dan menyalurkan bagi warga yang ada di sekitar masjid tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara H. Yahya mengatakan, tahun ini Masjid Baiturahim menyembelih hewan kurban sebanyak 7 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Hewan kurban tersebut dari para jemaah Masjid Baiturahim.

“Alhamdulilah, tahun ini kami melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 7 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Hewan kurban dari jemaat masjid melalui arisan yang dilakukan per kelompok,” kata H Yahya kepada Tabengan.

Menurutnya, pembelian hewan kurban dengan cara arisan itu lebih meringankan bagi yang ingin melakukan kurban. Misalnya untuk pembelian 1 ekor sapi, bisa dilakukan 7 orang untuk satu kelompoknya, sedangkan kambing hanya untuk 1 orang saja.

“Dari pemotongan hewan kurban ini, kami salurkan kepada warga yang ada di 5 rukun tetangga yang ada di sekitar Masjid Baiturahim. Kami menyediakan sebanyak 1.060 bungkus,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah pada saat penyerahan hewan kurban mengharapkan agar masyarakat maupun setiap SOPD di lingkup Pemkab Kobar melakukan arisan untuk pembelian hewan kurban. Mengingat banyaknya hewan kurban yang disumbangkan maka akan membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Di tahun depan, saya menargetkan Pemkab Kobar dapat menyalurkan 500 ekor, sehingga penyaluran hewan kurban itu sampai ke desa desa yang ada di Kobar. Mengingat tahun ini begitu banyak masyarakat yang menyampaikan proposal permintaan hewan kurban kepada pemerintah namun karena keterbatasan maka kami menggunakan skala prioritas,” kata Bupati Kobar.

Dengan adanya sistem arisan, menurut Bupati, akan meringankan pembelian hewan kurban pada saat hari Idul Adha dan melalui arisan itu juga membuktikan bahwa gotong royong itu masih kental dalam membantu masyarakat yang tidak mampu.c-uli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here