Wabup Katingan Sindir Camat Terlibat Kasus Tercela

481
Sakariyas
Sakariyas

KASONGAN/tabengan.com – Hingga saat ini kasus dugaan perbuatan tercela yang dilakukan oleh Bupati Katingan masih menunggu keputusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam kasus ini ada pro dan kontra, bahkan ada Camat yang diketahui menggalang tanda tangan para kepala desa untuk mendukung sang Bupati agar tidak dimakzulkan oleh MA.

Wakil Bupati (Wabup) Katingan Sakariyas mengingatkan kepada semua abdi negara agar bisa profesional dalam menjalankan tugasnya. Jangan sampai terlibat dan ikut-ikutan terlibat dalam politik yang sedang terjadi di Kabupaten Katingan.

“Saya meminta dan ini harus dicermati, tolong kepada kepala Organisasi Perangka Daerah (OPD), camat, dan pegawai negeri sipil lainnya agar bisa menjalankan tugasnya secara profesional.

Karena saya tahu ada sebagian camat yang menggalang tanda tangan para kepala desa memengaruhi kepala desa pada kasus ini,” kata Sakariyas, di depan para camat dan kepala OPD pada acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Bappelitbang Katingan di Kasongan, Kamis (23/3).

Menurut Wabup, sebaiknya para camat maupun sekretaris camat tidak perlu ikut-ikutan, namun harus melaksanakan tugas dengan profesional. Tidak perlu ikut berpolitik, namun di sini diketahui ada satu kecamatan yakni camat dan sekretarisnya ikut mengurus politik.

“Maksud saya, camat-camat ini tidak perlu ikut berpolitik. Saya heran juga apakah saya ini dinilai ingin menduduki kekuasan orang itu, tidak. Dan agar diketahui, hingga saat ini saya tidak pernah berpikir bahwa saya seperti itu, karena saya menyerahkan apa yang terjadi di Katingan ini sesuai dengan proses yang berlaku, sehingga kita jangan ikut-ikutan,” kata Wabup.

“Saya tegaskan kepada semua ASN dan semua pejabat yang ada di Kabupaten Katingan ini, mari kita bekerja secara profesional, tidak usah ikut terlibat. Bekerja saja mengurus masyarakat Katingan,” ujar Wabup.

Wabup juga mengatakan, dirinya sudah mendapat informasi bahwa ada camat yang memotong dana desa.

“Saya tidak mau lagi mendengar ada camat yang memotong dana desa, dan saat ini camat yang memotong dana desa itu sedang dilidik. Ini sangat merusak, ada camat yang memotong dana desa,” ucapnya. tim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here