Gubuk Irun Terima Bansos

1311
Gubuk Irun
gubuk ukuran 4 X 6 meter yang tak layak huni ini menerima bantuan PKH Dinsos

PULANG PISAU/tabengan.com – Irun, warga RT 09 Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir, bersama istri dan 8 anaknya harus rela tinggal di gubuk reot ukuran 4 X 6 meter yang tak layak huni. Mirisnya, gubuk itu harus dihuni oleh 10 jiwa.

Beruntung bantuan PKH Dinsos lah yang turut membantu menyambung kehidupan keluarga itu.

Atap rumahnya terbuat dari terpal, dindingnya dari tambalan papan dan bekas kalsibut yang tak beraturan. Tidak ada yang istimewa di dalam gubuk tersebut. Jangankan televisi, radio saja tidak ada, yang ada hanya perkakas dan parabotan dapur yang menjadi pemandangan sehari-hari.

Irun yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan itu mengaku, kalau tanah yang dibangun di gubuk tersebut tanah milik orang lain. Sementara, tanah yang di belikan oleh anaknya masih nganggur, karena tidak ada uang untuk membangunnya.

“Jangankan untuk membangun rumah, buat makan sehari-hari saja kami masih kesulitan pak, ” kata Irun mengawali kisahnya, Selasa (15/8).

Memang cukup berat beban yang harus dipikul bapak yang hanya mengenyam pendidikan klas 1 Sekolah Dasar ini untuk menafkahi istri dan 8 anaknya. Apalagi hanya mengandalkan kerja serabutan. Dalam kesehariannya, kadang ia disuruh orang untuk mencangkul atau menebas lahan dengan upah Rp. 100 ribu. Uang tersebut, sama istri digunakan untuk biaya makan dan kebutuhan sehari-hari.

“Alhamdulillah, kami bersyukur, karena mendapat bantuan dari Dinas Sosial, bantuan PKH untuk biaya anak sekolah dan bayi kami. Bantuan tersebut sangat membantu menyambung kelangsungan kehidupan keluarga saya pak,” kata Irun sambil menghela nafas.

Dalam benaknya, bapak yang lahir di Desa Mintin 50 Tahun silam itu selalu was-was kalau gubuk yang ia tempati bersama istri dan anaknya sewaktu-waktu bisa roboh. Pasalnya, gubuk ia dibangun 4 tahun silam, kayunya sudah rapuh dan sudah miring. Meski hidup dalam keadaan yang serba kekurangan, ia selalu iklas dan terus berdoa serta berusaha untuk memperjuangkan kehidupan yang layak bagi 8 anaknya. c-mye

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here