Harga Karet Terus Anjlok, Diduga Permainan Mafia

1757
Kariadi
Kariadi

PURUK CAHU/tabengan.com – Anjloknya harga jual karet di tingkat petani di Kabupaten Murung Raya (Mura) selama ini diduga kuat karena ulah para mafia karet. Mereka selalu mencari keuntungan sebanyak mungkin tanpa memikirkan nasib masyarakat yang sedang kesusahan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menegah (Disperindagkop UKM) Mura Kariadi menilai, hal ini karena tidak ada pilihan lain sehingga petani terpaksa harus menjual hasil karet ke para oknum mafia ini.

“Para mafia ini kan biarpun harga di pabrik naik, tetap membeli karet petani dengan harga murah. Hal itu sangat salah, seharusnya bila tingkat pabrik naik, mereka juga harus menaikan harga,” tegas Kariadi, akhir pekan kemarin.

Untuk memutus mata rantai mafia atau para tengkulak karet, Kariadi mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura mempunyai solusi dengan cara mendirikan pabrik karet yang sekarang tengah dibangun.

“Dengan adanya pabrik ini nanti, tentu semua hasil para petani akan ditampung di pabrik karet dan akan dibeli dengan harga cukup tinggi. Tapi dengan catatan kualitas harus lebih baik,” tandasnya. c-vid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here