Aset Perbankan di Kalteng Meningkat

2046
ilustrasi aset perbankan
Ilustrasi

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Bank Indonesia mencatat aset perbankan di Provinsi Kalimantan Tengah selama Juni 2017 mengalami peningkatan sebesar 4,94 persen atau lebih tinggi daripada penaikan bulan sebelumnya sebesar 0,53 persen. “Seluruh indikator perbankan dari mulai aset dan DPK serta kredit mengalami peningkatan dan total asetnya mencapai Rp 32,66 triliun pada bulan Juni 2017,” kata Kepala Perwakilan BI Kalteng Wuryanto di Palangka Raya, Sabtu (5/8).

Ia menyebutkan komponen kredit mengalami peningkatan pada bulan Juni 2017 sebesar 3,55 persen, sedangkan pada bulan Mei 2017 yang tumbuh sebesar 0,80 persen. “Tren peningkatan kredit investasi yang masih berlangsung hingga Juni 2017 menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan kredit perbankan di Kalteng,” kata Wuryanto.

Perbaikan ekonomi dunia serta membaiknya sejumlah harga komoditas utama di pasar global menjadi stimulus peningkatan kegiatan investasi di provinsi berjuluk “Bumi Tambun Bungai-Bumi Pancasila” ini. Untuk komponen DPK perbankan di Kalteng pada bulan Juni 2017, kata dia, tercatat mengalami peningkatan sebesar 6,10 persen atau lebih tinggi daripada posisi bulan sebelumnya yang tumbuh 4,19 persen.

“Tingginya pertumbuhan DPK perbankan di Kalteng pada bulan Juni 2017 didorong peningkatan komponen giro. Meningkatnya komponen giro pada bulan Juni 2017 didorong tingginya giro swasta seiring degan adanya peningkatan kegiatan ekonomi,” ucapnya.

Sementara fungsi intermediasi perbankan (LDR) Kalimantan Tengah pada bulan Juni 2017 tercatat sebesar 173,52 persen atau sedikit mengalami penurunan dari kondisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 177,52 persen. Penurunan LDR yang terjadi pada bulan Juni 2017 didorong oleh lebih tingginya peningkatan nominal DPK dibandingkan kredit. Di sisi lain, kualitas pembiayaan (NPL) perbankan Kalteng pada bulan Juni 2017 sebesar 2,28 persen atau membaik daripada bulan Mei 2017 sebesar 2,34 persen. “Kondisi ekonomi yang membaik di awal tahun 2017 membawa pengaruh yang signifikan pada tingkat kualitas pembiayaan perbankan di Kalteng,” demikian Wuryanto. ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here