Kekurangan Anggaran, E-KTP Belum Rampung

2542
Nyamei
Nyamei

BUNTOK/tabengan.com – Dinas Kependudukan dan Cetatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menargetkan sampai akhir 2017 ini, seluruh masyarakat di wilayah Barsel sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Namun Kepala Disdukcapil Barsel Nyamei kepada Tabengan, Kamis (27/7) mengatakan, target tersebut tidak menuntup kemungkian tidak akan tercapai, dikarenakan kekurangan anggaran. Terkecuali nanti bisa dianggarkan pada anggaran perubahan.

Dikatakan dia, warga yang belum memegang E-KTP di Barsel sampai bulan Juli 2017 ini kurang lebih berjumlah 8.500 orang. Terbagi dua bagian yakni 4.500 orang yang sudah rekaman tetapi belum memegang E-KTP karena blangko habis.

Sementar untuk 4.000 warga yang belum di data dan di rekam KTPnya. Warga tersebut tempat tinggalnya di desa-desa tersebar di wilayah kabupaten setempat. Sedangkan untuk mendata dan merekam warga harus jemput bola sehingga butuh biaya.

Nyamei mengaku, selama ini pihaknya melakukan pendataan dan perekaman E-KTP dengan cara datang langsung ke desa-desa terpencil. Hal demikian pihaknya baru bisa lakukan pada waktu mendatang.

“Jika tidak dilakukan dengan cara jemput bola maka sangat sulit warga Barsel bisa mendapatkan E-KTP 100 parsen. Kalau kita hanya menunggu warga datang sendiri untuk membuat KTP sangat tidak mungkin, karena butuh biaya dan waktu,” jelas Nyamei.

Dia menambahkan, pada 2017 ini bukan berarti Dinas tersebut tidak ada anggaran, tetapi masih kurang. Sehingga untuk melakukan perekaman ke desa-desa terpaksa ditunda menunggu ada anggaran. Anggaran untuk Disdukcapil khususnya anggaran untuk perekaman E-KTP dianggarkan pada APBD perubahan. c-lis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here