Butuh Dana Rp5,5 Miliar, Jemaah Harap Perhatian Pemkab

2573
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Istiqomah Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sematu Jaya
Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Darul Istiqomah Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sematu Jaya

NANGA BULIK/tabengan.com – Pembangunan Masjid Darul Istiqomah di Desa Tri Tunggal, Kecamatan Sematu Jaya secara resmi telah dimulai, Jum’at (14/7) kemarin.

Usai sholat Jum’at, Wakil Bupati Lamandau secara simbolis melakukan peletakan batu pertama masjid yang rencananya akan dibangun 3 lantai tersebut.

Dalam laporannya, ketua pembangunan Masjid, Sutarman mengatakan, jika dilihat secara sepintas, Masjid Darul Istiqomah memang masih kokoh. Namun kenyataannya, beberapa sudut bangunan sudah mulai keropos.

“Sehingga kami masyarakat desa Tri Tunggal menginginkan agar dibangun masjid yang baru dengan ukuran yang lebih besar lagi. Karena yang ada sekarang ini jika untuk sholat berjamaah sudah tidak cukup untuk menampung jamaah,” ungkapnya, kemarin.

Meski pihaknya sadar dana yang dibutuhkan untuk pembangunan masjid tidak sedikit, namun pihaknya tetap optimis Masjid Darul Istiqomah akan selesai dibangun dengan cara bertahap.

“Untuk pembangunan masjid ini, kebutuhan dananya sekitar Rp. 5,5 miliar. Sampai hari ini kami panitia masih menggali dana dari swadaya masyarakat dan belum pernah mencari dana dari luar,” jelasnya.

Pihaknya berharap pemerintah bisa membantu dalam hal pendanaan pembangunan Masjid.

Sementara, Wakil Bupati Lamandau H. Sugiyarto sangat mengapresiasi keinginan masyarakat desa Tri Tunggal untuk memiliki masjid yang lebih besar, sebab orientasi jangka panjang kedepan.

“Prinsipnya, membangun masjid adalah tabungan akherat bagi umat muslim. Saya berharap masjid ini bisa dibangun bersama-sama oleh masyarakat. Dan saya yakin secara bertahap pasti akan selesai,” ucapnya.

Sugiyarto kesempatan itu juga mempersilahkan pihak panitia untuk mengajukan proposal kepada pemerintah daerah.

“Tetapi, kalaupun nanti proposal yang diajukan ke pemda dananya tidak sepenuhnya yang diminta, jangan berkecil hati. Karena itu adalah bentuk stimulan agar masyarakat tergugah untuk bersama-sama menyelesaikannya,” katanya.

Jadi intinya, sambung dia, kegotong rogongan dalam melaksanakan pembangunan masjid ini sangat penting. Dan, tugas panitia harus bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk bisa menyelesaian pembangunan masjid ini bersama-sama.

“Begitupula dengan masyarakat, niatkan apa yang dilakukan, termasuk menyumbang untuk pembangunan masjid, semata-mata untuk ibadah kepada Allah SWT,” tukasnya.c-kar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here