Dewan Desak Parkir WFC Ditertibkan

2588
Anggota DPRD Barut Hj Nurul Ainy saat menghadiri sidang paripurna
Anggota DPRD Barut Hj Nurul Ainy saat menghadiri sidang paripurna

MUARA TEWEH/tabengan.com – Anggota DPRD Barito Utara (Barut) Hj Nurul Ainy menilai lahan parkir di areal Watter Fron City (WFC) tersebut menggangu keindahan kota, karena Hakikatnya WFC yang dibangun dengan dana miliaran rupiah, bertujuan untuk memperindah dan mempercantik Kota Muara Teweh.

Hal ini sudah disampaikan oleh pihaknya berkali-kali kepada eksekutif. Namun tidak ada perubahan, sehingga masalah parkir ini dimasukan dalam pemandangan umum Fraksi PPP guna mendesak kepada pemerintah daerah agar segera menertibkan lokasi parkir ini.

”Selain dari laporan masyarakat, kita sendiri juga bisa melihat kondisi lahan parkir tersebut. Kadang bila malam dapat dilihat banyak kendaraan yang parkir di WFC, bahkan kendaraan itu bisa ada yang sampai bermalam. Untuk itu, di minta agar Pemkab melalui dinas terkait segera menertibkannya,” kata Ketua DPC Fraksi PPP ini usai menghadiri sidang peripurna jawaban pemerintah tentang pemandangan umum fraksi, Jumat (14/7).

Menaggapi hal tersebut, Sekda Barut H Jainal Abidin mengatakan, parkir di WFC tersebut sifatnya insidental, karena adanya kondisi darurat yang disebabkan parkir di terminal bongkar muat pasar pendopo tidak mampu menampung, sehingga meluber ke tempat tersebut (WFC-red). Dan diharapkan parkir kendaraan masyarakat tetap teratur.

Terkait dengan izin parkir insidental ini, lanjutnya, akan menanyakan kepada Dinas Perhubungan tentang bagaimana teknisnya, apakah izinnya berlaku sepanjang tahun atau atau seperti apa dan sampai kapan?

“Keinginan kita sebenarnya memang bukan di situ tempat parkir, namun karena keadaan darurat itulah yang menjadi pertimbangan, makanya diberikan izin insidental. Dan untuk penerbitan izinnya dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu,” ungkapnya. c-ryu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here