Isu Reshuffle Santer, Jokowi: Nggak Hari Ini

2195
Presiden Joko Widodo
Joko Widodo

BALIKPAPAN/tabengan.com – Isu perombakan atau reshuffle Kabinet Kerja Jokowi-JK semakin santer beberapa hari belakangan ini. Sejumlah nama menteri disebut bakal dirotasi, dan ada yang dicopot. Disebut-sebut, 3 menteri perempuan bakal diganti.

Lalu, apa kata Presiden Jokowi?

“Nggak ada. Hari ini nggak ada (reshuffle),” kata Jokowi usai membagikan sertifikat tanah di Balikpapan, Kaltim, Kamis (13/7).

Isu reshuffle kabinet mulai mengemuka sebelum bulan Ramadan. Setelah Idul Fitri, isu itu kembali bergulir.

Meski semakin santer, belum ada keterangan resmi dari Istana soal kabar itu. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. “Tanya ke beliaulah,” kata Jusuf Kalla di Hotel Aryaduta, Rabu (12/7).

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki juga mengaku belum mendapatkan informasi terkait rencana perombakan kabinet dalam waktu dekat. Namun dia yakin Presiden Jokowi menginginkan terus adanya perbaikan kinerja di berbagai sektor.

“Saya nggak tahu (reshuffle),” kata Teten di kantor Wapres, Rabu (12/7).

“Kalau Pak Presiden kan intinya ingin terus memperbaiki. Pak Presiden kan intinya ingin terus ada perbaikan kinerja pemerintah. Tugas pemerintahan adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya melanjutkan.

Menteri Ekonomi
Sementara, dalam laporannya, Rabu lalu, Koran Tempo mengutip seorang pejabat Istana yang mengatakan Presiden sudah dua kali berdiskusi dengan Wapres untuk membahas reshuffle.

“Pertama, sebelum Lebaran, dan terakhir pada Selasa sore pekan lalu,” ujarnya.

Tiga menteri wanita Jokowi dikabarkan bakal terkena reshuffle kabinet. Rini merupakan salah seorang menteri yang bakal diganti. Penyebabnya adalah hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan ihwal kerja sama PT Pelindo II (Persero) dengan Hutchison Port Holdings. Menurut audit itu, kontrak kerja sama yang diteken Rini mewakili pemerintah sebagai pemegang saham PT Pelindo II ditengarai merugikan negara Rp 4,08 triliun. “Posisi itu menyulitkan Presiden, sehingga pilihan terbaik adalah mengganti Rini,” ujarnya.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga diisukan terkena reshuffle. Ia dikabarkan bakal digeser menjadi Menteri Koperasi. Begitu pula dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani, ada kemungkinan menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.

“Setiap tahun ada pihak yang maunya Menteri Susi diganti,” ujar Susi, Rabu. Sedangkan Sri Mulyani hanya menggeleng saat ditanya mengenai adanya kemungkinan dia terkena reshuffle kabinet dan ditempatkan di pos kementerian lain. l6-com/d-com/t-co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here