Main Petak Umpet, Bocah Tewas di Gorong-gorong

428
Lokasi bocah tewas di Pahandut Seberang
Lokasi bocah tewas di Pahandut Seberang

PALANGKA RAYA – Seorang bocah meninggal dunia saat main petak umpet bersama teman-temannya. Tubuhnya ditemukan tak bernyawa di gorong-gorong titian dari beton.

Nahas menimpa bocah bernama Rano (9) warga Jalan Cemara Labat II Pahandut Seberang Palangka Raya. Rano murid kelas 3 SD ini ditemukan meninggal dunia di gorong-gorong sebuah titian beton di depan tower operator seluler tak jauh dari rumahnya, Rabu (22/3) sekitar pukul 19.30 WIB.

Tubuh Rano ditemukan pertama kali oleh ibunya yang sedari sore mencari bocah ini karena tak kunjung pulang ke rumah. Ketika melintas di dekat titian beton yang menghubungkan ke tower operator seluler tersebut, sang ibu melihat ada pakaian dan sandal jepit anaknya. Wanita ini pun segera mencebur ke parit berair yang lokasinya tepat di depan Masjid Daruth Thaibah.

Setelah memeriksa ke bawah titian/gorong-gorong, wanita ini langsung teriak histeris karena menemukan tubuh anaknya sudah tak bernyawa. Sontak kejadian ini menggegerkan warga setempat. Tubuh bocah ini kemudian dibawa ke RSUD dr Doris Sylvanus untuk divisum.

Informasi dihimpun, sebelumnya sekitar pukul 15.00 WIB, Rano asyik bermain petak umpet bersama teman-teman sebayanya. Saat itu ia bersembunyi di gorong-gorong itu agar tidak ditemukan temannya. Namun hingga permainan selesai, teman-temannya tak juga menemukan Rano. Akhirnya mereka pulang ke rumah-masing-masing.

Sementara itu sang ibu yang heran karena anak bungsu dari 5 bersaudara ini, tak pulang ke rumah. Ia pun menanyakan kepada teman-teman anaknya itu dimana Rano berada. Akhinya ada yang cerita kalau mereka tadi sore bermain petak umpet.

Aulia Rahman, warga setempat kepada Tabengan, Kamis (23/3) menuturkan sore itu Rano dan teman-temannya kerap bermain di depan masjid. Menjelang senja teman-temannya Rano sudah pulang. Namun sekitar pukul 19.00 WIB, warga yang hendak melaksanakan salat isya di Masjid Daruth Thaibah, dikagetkan oleh teriakan ibu korban. Warga pun keluar dari dalam masjid.

“Saat kami datangi ibunya sudah mengeluarkan tubuh Rano dari bawah titian beton. Di atas tanah ada celana, baju dan sandal korban, saat ditemukan korban cuma pakai celana dalam,” ujar Aulia.

Aulia dan warga setempat menduga, pada saat Rano main petak umpet dan sembunyi di gorong-gorong, wajahnya terbentur titian beton sehingga pingsan dan akhirnya tenggelam dalam air yang kondisinya tak begitu dalam. Karena saat ditemukan, ada lecet di dekat jidat Rano, seperti bekas kena benturan. Selain itu Rano juga diketahui pandai berenang.

Jenazah Rano sudah dimakamkan di tempat pemakaman setempat Kamis (23/3) siang, tak jauh dari rumahnya.udi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here