Siswi SMP Terjun dari Tower BTS

587
Siswi bunuh diri di Lamandau

NANGA BULIK/tabengan.com – Masyarakat Desa Bukit Indah (E3), Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Senin (20/3) malam, digegerkan dengan adanya remaja putri yang tewas akibat terjun dari atas tower BTS (Base Transciver Station).

Petugas Satreskrim Polres Lamandau yang menerima laporan itu segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi.

Kasatreskrim Polres Lamandau AKP Syamsurizal Prima mengatakan, remaja yang diduga melakukan aksi bunuh diri itu bernama Siti Aminah (15), merupakan siswi sebuah SMP di lokasi E4.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi, korban diduga melakukan aksi bunuh diri. Usianya baru 15 tahun,” kata Syamsurizal,” Selasa (21/3).

Sementara, saat sejumlah wartawan mendatangi TKP, sejumlah warga juga menyampaikan keterangan yang sama.

Seperti dituturkan Suratno (60), yang rumahnya hanya berjarak sekitar 30 meter dari TKP, seperti layaknya anak-anak perempuan seusianya, pada malam hari korban selalu pergi ke masjid untuk mengaji.

“Biasanya, kalau dia (korban) pergi ngaji, setelah Salat Isya langsung pulang. Tetapi kemarin malam dia tidak pulang,” ucapnya.

Mengetahui korban tidak pulang ke rumah, teman-temannya dibantu warga yang lain berinisiatif melakukan pencarian. Upaya pencarian pun dilakukan oleh pihak keluarga dibantu warga dan teman-teman korban.

“Setelah banyak orang yang berkumpul mencari anak itu, tiba-tiba ada teriakan cukup lantang…Allahu Akbar….Beberapa saat kemudian ada suara seperti benda jatuh,” jelasnya.

Menurut Suratno, teriakan dan suara benda jatuh pada saat itu tidak hanya didengar oleh dia, tetapi juga warga lain yang sedang melakukan pencarian.

“Suara jatuhnya keras, seperti ban mobil yang meledak,” ucap pria yang sehari-hari mengurus ternak sapi ini.

Setelah itu, masyarakat yang tengah mencari korban, banyak yang langsung menuju tower BTS. Ternyata, di sekitar tempat itu terlihat tubuh korban dalam posisi telentang, tepat berada di bawah tower BTS yang lokasinya dikelilingi pagar terkunci.

“Saya pun diberitahu warga, dan saat itu juga langsung menuju BTS dengan warga lainnya untuk mengecek korban yang sudah dalam kondisi sekarat,” sebutnya.

Korban sempat dibawa ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan akibat cedera parah di bagian tubuh,

Kini pihak kepolisian masih menyelidiki dugaan bunuh diri serta motif yang memicu siswi SMP ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. c-kar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here