Jangan Jadi Penonton Atas Program HTR

2603
EDY PRATOWO
EDY PRATOWO

PULANG PISAU/tabengan.com – Bupati Pulang Pisau (Pulpis) H Edy Pratowo mengharapkan agar kolaborasi dari Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dengan industri pengolahan kayu terpadu di desa Buntoi Kecamatan Kahayan Hilir Kabupaten Pulpis yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu bisa memberikan dampak positif bagi kemajuan daerah.

“Dari kunjungan kerja Bapak Presiden RI beberapa waktu lalu ke Pulang Pisau, memberikan hadiah besar berupa Program Perhutanan Sosial Kemasyarakatan, yaitu kolaborasi Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dengan Industri Pengolahan Kayu Terpadu yang berlokasi di desa Buntoi. Saat ini dalam tahap pembangunan yang akan menyerap tenaga kerja lebih kurang 3.000 orang,” kata Bupati kepada sejumlah wartawan, baru-baru ini.

Dia mengatakan, program tersebut bukan hanya akan menyerap tenaga kerja untuk bekerja di pabrik saja, akan tetapi juga mampu menciptakan peluang bagi warga sekitar untuk memanfaatkannya dengan menanam bibit kayu sengon. Edy mengimbau agar warga di daerah tersebut tidak hanya menjadi penonton saja, tetapi juga terlibat aktif dalam menanam sengon sebagai salah satu komoditi yang bernilai ekonomi tinggi.

“Potensi yang dapat kita tangkap adalah peluang disekitarnya termasuk para petani perkebunan,” kata orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat ini.
Edy juga mengimbau kepada warga yang memiliki lahan dan ingin menanam sengon bisa mengajukan permohonan bibit ke Dinas Lingkungan Hidup setempat.

“Kita patut bersyukur kepada BPDAS HL Kahayan telah ada MoU bersama Pemerintah Daerah untuk pemberian bantuan bibit sengon ke Pulang Pisau,” jelasnya.

Sebelumnya Direktur PT Naga Bhuana Gunawan Wijaya mengungkapkan pabrik pengolahan kayu sengon yang didirikan di Desa Buntoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau akan mampu menyerap sebanyak 4 ribu tenaga kerja.

“Kalau sudah operasional full, 3 ribu hingga 4 ribu tenaga kerja bisa terserap. Tentunya kita mengutamakan tenaga kerja lokal di daerah setempat,” kata Gunawan.

Pengembangan ke depan, pihaknya juga melihat dukungan dari Gubernur dan Bupati. Sekarang ini dukungan yang diberikan sudah cukup besar, karena pemerintah setempat juga memiliki kepentingan yang sinergis dalam upaya membangun daerahnya. Selain itu masyarakat merespon dengan baik karena tercipta lapangan pekerjaan.

Melalui program HTR ini, terangnya masyarakat bisa memanfaatkan lahan-lahan yang terbengkalai untuk ditanami tanaman produktif seperti tanaman jenis sengon.

“Dari segi industri, adanya pabrik ini memberikan kepastian bahwa rakyat yang menanam pohon pasti ada yang membeli,” pungkasnya. c-ger

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here