Rio: Nonaktifkan Pejabat yang Berperkara

717
peradi

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Praktisi hukum Rio Denamore Dau meminta Gubernur Kalimantan Tengah menonaktifkan pejabatnya yang kini dalam proses persidangan terkait perkara korupsi.

“Di daerah lain, sekelas gubernur jadi tersangka langsung nonaktif. Ini hanya pejabat daerah sudah jadi terdakwa dalam persidangan tapi masih menjabat,” ucap Rio di sela persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Palangka Raya, Selasa (30/5).

Menurut Rio, permintaannya ini terkait Saidina Aliansyah yang menjabat Kepala Inspektorat Kalteng supaya dapat berkonsentrasi pada kasusnya selama proses persidangan.

Rio menampik dalih Gubernur yang menyatakan penunjukan pejabat bermasalah untuk memimpin SKPD, lantaran statusnya belum berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) ini memandang kewenangan Gubernur dalam penempatan pejabat bermasalah lebih sebagai masalah etika. Alasannya, seorang pejabat perangkat daerah sekaligus sebagai terdakwa akan dipandang aneh oleh masyarakat.

“Jangan anggap remeh. Tidak mudah menghadapi persidangan apalagi terkait korupsi,” jelas pengacara senior ini.

Dengan menonaktifkan pejabat yang bermasalah, maka yang bersangkutan tidak perlu membagi pikiran antara menghadapi kasus pidananya dan masalah pemerintahan. “Kalau nanti nggak terbukti, kembalikan lagi jabatannya,” pungkas Rio. dre

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here