Antar Katering, Tampeno Tabrak Truk Aspal

561
Kondisi motor korban rusak berat akibat menabrak truk bermuatan aspal yang berhenti di tepi jalan
Kondisi motor korban rusak berat akibat menabrak truk bermuatan aspal yang berhenti di tepi jalan

TAMIANG LAYANG/tabengan.com – Tampeno Tan Unting (41), warga RT 02 Desa Matabu, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) setelah motor Yamaha Mio 125 yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk Hino bermuatan aspal nopol B 9214 BZ milik PT Asphalt Bangun Sarana yang berhenti di pinggir jalan.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan A Yani RT 01 Kota Tamiang Layang, tepat di depan rumah jabatan Bupati Barito Timur, Minggu (28/5) sekitar pukul 02.20 WIB. Tampeno diketahui merupakan salah satu kader KNPI Bartim.

Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya SIK melalui Kasat Lantas AKP Marsono kepada wartawan, Senin (29/5), membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini kecelakaan lalu lintas tersebut sudah kita tangani secara profesional dan anggota telah melakukan olah TKP,” kata Marsono.

Dijelaskan, dalam kejadian itu pihaknya telah telah mengamankan barang bukti truk Hino bermuatan aspal dan motor Mio 125 yang dikendarai korban serta sopir truk, Yakobus beserta penumpang, Ricardo Purba.

“Sekali lagi saya sampaikan, truk tersebut tangki BBM, tetapi bermuatan aspal,” tegasnya.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, dinihari itu Tampeno mengendarai motor Mio untuk mengantar katering pesanan bersahur ke Desa Jaweten. Diduga pada saat melaju, korban tidak melihat ada truk berhenti, sehingga menabrak bagian kanan belakang truk bermuatan aspal. Apalagi saat kejadian hujan turun cukup deras.

Anggota Satpol PP yang berjaga di rumah jabatan Bupati Bartim, yaitu M Roy Olive dan Syarif Hidayat, kaget mendengar suara benturan keras dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Begitu melihat ada kecelakaan, keduanya langsung menghubungi pihak kepolisian.

Tampeno yang tergeletak mengenakan jas hujan berwarna silver langsung dibawa ke IGD RSUD Tamiang Layang untuk diberi pertolongan. Sesampainya di IGD, ternyata korban sudah meninggal dunia. Diperkirakan korban meninggal dunia di TKP akibat luka berat di bagian kepala.

Jenazah Tampeno Tan Unting telah dikebumikan pada Minggu sore setelah salat Ashar. c-yus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here