Sekolah Dihimbau Gelar Pesantren Kilat

Share:

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Drs Gazali Rahman menyerukan agar sekolah menggelar pesantren kilat dalam mengisi kegiatan bulan Ramadhan.

“Kita hanya menghimbau agar sekolah menggelar kegiatan keagamaan dalam mengisi bulan suci Ramadan, misal Pesantren Kilat. Kita menyerahkan sepenuhnya kegiatan tersebut kepada sekolah, mudah-mudahan dapat bermamfaat bagi pertumbuhan keimanan siswa,” kata Gazali saat dibincangi.

Menurutnya kegiatan pesantren kilat ini berguna untuk melatih para siswa lebih fokus menjalankan ibadah Ramadan. Namun pihaknya menyarankan, kegiatan itu bisa dilakukan di mushola sekolah atau di ruang kelas, serta waktunya bisa diatur agar tidak membebani kondisi fisik siswa saat berpuasa.

Selama kegiatan pesantren kilat, setiap sekolah dapat mengefektifkan semua guru agama yang memberikan pelajaran terutama akidah dan ibadah, dan diperbolehkan mendatangkan ustadz dari luar.

Karena menurutnya, dengan cara demikian seluruh peserta yang mengikuti pesantren kilat ini, benar-benar dapat memahami makna dari pelajaran yang diberikan khususnya pendidikan agama Islam.

“Pesanten kilat ini sangat penting untuk mendorong tumbuhnya nilai dan pemahaman siswa mengenai Islam dalam membentuk akhlak mulia. Disamping itu juga, untuk memantapkan pendidikan agama Islam kepada siswa biar bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena kita lihat pelajaran agama Islam di sekolah cukup terbatas, sehingga momentum Ramadan dapat dimanfaatkan dengan pesantren kilat ini,” ucapnya.

Dikatakan, pesantren kilat diadakan bagi kalangan pelajar ini merupakan bentuk pembinaan mental spiritual, khususnya berkaitan dengan akhlak, keimanan, etika, tauhid, fiqih, ibadah dan lainnya.

Agar pesantren kilat ini lebih bermanfaat, maka kegiatannya harus diisi dengan materi-materi yang sudah terkonsep dengan baik agar hasil yang diinginkan dapat tercapai.

“Materi pesantren kilat itu banyak sekali bisa diterapkan pada siswa, diantaranya pendalaman ilmu-ilmu agama, misalnya membaca Al-Qur’an, praktik wudlu, shalat, tayamum, adzan, menghafal surat-surat pendek dan ayat-ayat pilihan, doa-doa, mendengarkan ceramah, dan berdiskusi tentang keislaman,” jelasnya.

Diharapkan pihaknya kegiatan pesantren kilat dapat membina iman dan takwa pada diri siswa dapat meningkatkan, terutama kualitas ibadahnya, tidak hanya di bulan Ramadhan saja, melainkan juga bulan lainnya.nta

Sekolah Dihimbau Gelar Pesantren Kilat | nta | 4.5

Berita Lainnya

Kirim Komentar