RSUD Sarankan Bayi Hidrosefalus Dirujuk ke Banjarmasin

2238
Bayi penderita Hidrosefalus
Bayi penderita Hidrosefalus

MUARA TEWEH/tabengan.com – Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Muara Teweh Kabupaten Barito Utara, menyarankan bayi penderita hidrosefalus yakni mengalami penumpukan cairan pada kepala dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh terkendala peralatan yang dimiliki sehingga pihaknya sepakat merujukan pasien bayi tersebut ke Banjarmasin,” kata Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setijowati, Senin (29/5).

Menurut Dwi Agus, pasien tersebut awalnya merupakan pasien rujukan yang menggunakan surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pasien tersebut mengalami kesulitan saat hendak melahirkan, sehingga oleh dokter RSUD Muara Teweh melakukan penanganan operasi pembedahan.

Setelah pembedahan itu, melihat ada kelainan pada kepala bayi, sejak Rabu (24/5) lalu hari kelahiran bayi itu, langsung di konsultasikan dengan dokter Ivan SPpB selaku dokter spesialis bedah.

“Beliau menyarankan agar pasien tersebut dirujuk ke Banjarmasin supaya cepat mendapat tindakan lebih spesifik, karena rumah sakit daerah ini peralatannya masih minim,” katanya.

Dia mengatakan jika dilihat dari jenis penyakit diderita pasien, maka harus ditangani secara bedah khusus dengan melibatkan spesialis bedah saraf (SPBS), sementara peralatan yang ada dan lebih lengkap hanya ada di Banjarmasin seperti di Rumah Sakit Ulin.

“Kita juga sudah berupaya menyarankan kepada pihak keluarga. Hanya saja yang menjadi kendala dari pihak keluarga pasien adalah persoalan keuangan untuk biaya operasional berangkat ke sana termasuk untuk kebutuhan hidup selama proses operasi. Disamping itu, SKTM yang dimiliki juga kemungkinan agak susah disana, sehingga hal itu yang menjadi pertimbangan dari pihak keluarga,” katanya.

Bahkan dari pihak orang tua bayi tersebut, sudah mengajukan minta keluar dari rumah sakit, padahal pihak rumah sakit mempertahankan dengan memberi kesempatan kepada pihak keluarga untuk berembuk mencari solusi, sehingga diharapkan bisa berangkat ke Banjarmasin supaya mendapat penanganan spesifik terkait pembengkakan pada kepala bayi. “Saat ini bayi masih di rawat di RSUD Muara Teweh dan rencananya dalam waktu dekat akan dirujuk ke Banjarmasin,” ujarnya. c-ryu/ ant

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here