Sugianto Petembak Terbaik ke-3

2894
Pembaretan Gubernur se Indonesia di Natuna
Pembaretan Gubernur se Indonesia di Natuna

NATUNA/tabengan.com – Sebanyak 23 gubernur se-Indonesia saat ini berada di Ranai, Kabupaten Natuna. Kedatangan para kepala daerah tersebut dalam rangka mengikuti kegiatan pembaretan yang rencananya akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (19/5) hari ini, di Kawasan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) 2017 di Tanjung Datuk, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna.

Rombongan kepala daerah itu datang dengan menggunakan pesawat TNI AU Boeing 737/200, Kamis (18/5) siang.

Usai beristirahat sejenak, lalu mengikuti latihan menembak di lapangan tembak TNI AU Raden Sadjad, setelah sebelumnya mendapatkan pengarahan dari Mayor Arhanud Sugianto.

Mereka dilatih menembak menggunakan senjata laras panjang yakni senapan serbu (SS2) dan pistol P2-FN oleh instruktur dari TNI AD, AU, dan AL.

Komandan Lanud Raden Sadjad, Kolonel (Pnb) Azhar Aditama kepada RRI mengatakan kemampuan menembak para kepala daerah tersebut cukup luar biasa.

“Ternyata pak gubernur pandai-pandai menembak. Yang paling membuat kami tergerak adalah semangat Gubernur Kaltim Awang Faruk, di mana beliau dalam kondisi kurang normal, mampu mènembak meski dari atas kursi roda,” ujarnya.

Hasil menembak, diketahui Gubernur Lampung Ridho Fikardo tampil sebagai gubernur penembak terbaik dengan jumlah nilai 99, di urutan kedua Gubernur Jambi Zumi Zola dengan nilai 86.

Kemudian disusul Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dengan nilai 78 dan Gubernur NTB Zainul Majdi dengan nilai 72.

“Kegiatan sangat menggembirakan, kami seluruh gubernur berkumpul di tempat yang sama, melakukan kegiatan sama,” ungkap Gubernur NTB Zainul Majdi.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap kegiatan ini dapat berdampak nasional, terutama dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI.

“Bagaimana musuh gak gempar kalau seluruh gubernur menembak di perbatasan,” ujarnya.

Gubernur lain yang hadir adalah Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Sementara gubernur yang tidak dapat hadir merupakan daerah yang baru saja melakukan pemilihan kepala daerah seperti DKI, Banten, Bangka Belitung dan beberapa daerah lainnya.

Usai mengikuti kegiatan menembak rombongan gubernur selanjutnya mengikuti kegiatan latihan perkelahian jarak dekat (PJD) di kompi C Tuah Sakti, Natuna.

“Rombongan menuju kompi C menggunakan helikopter. Setelah itu menuju KRI yang sudah ditentukan sebagai akomodasinya. Nanti malam menginap di kapal. Dan selanjutnya besok mengikuti pembaretan di lokasi PPRC,” tambah Danlanud. rri-co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here