Warga Kalteng Mulai Melek Pasar Saham

1106
Bernanto Pardosi
Bernanto Pardosi

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sejak berdirinya PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Palangka Raya di Jalan RTA Milono pada 24 Oktober 2016 lalu, hingga kini tingkat pengetahun masyarakat tentang bursa saham cukup bagus, bahkan grafiknya cenderung naik.

“Orang yang tadinya tidak mengerti apa itu bursa saham, setelah mengikuti beberapa kali pelatihan yang diberikan oleh PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Palangka Raya, sedikit demi sedikit jadi mengerti,” ungkap Branch Manager Phintraco Sekuritas PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Palangka Raya, Bernanto Pardosi kepada Tabengan, Senin (21/3).

Pihaknya bersyukur masyarakat Palangka Raya yang tadinya buta tentang pasar modal, jadi tahu. Karena Phintraco Sekuritas PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Palangka Raya juga memberikan pelatihan atau disebut Sekolah Pasar Modal bagi masyarakat Kota Palangka Raya yang ingin berinvestasi atau nabung saham. Sekolah Pasar Modal ini untuk calon investor. Jadi bagi masyarakat yang ingin tahu tentang pasar modal, silahkan gabung. Diadakan sebulan 2 kali di minggu kedua dan ke minggu empat di kantor Jalan RTA Milono.

Syaratnya foto copy KTP, foto copy rekening buku tabungan pribadi dan Rp 100 ribu untuk membuka buku rekening tabungan khusus saham. Uang itu untuk nasabah bersangkutan sebagai tabungan awal. Setelah ikut sekolah pasar mosal, diharapkan ikut Kelas Investor Saham, setiap hari Jumat mulai jam 14.00 Wib – 16.00 Wib, free alias gratis.

Di sana nantinya akan dijelaskan secara detail, gambaran pasar modal sekarang. Bagaimana cara membeli saham yang baik dan benar.

Di sana juga ada grup WhatApp, namanya Komunitas Investor Kalteng. Nasabah baru yang tidak bisa ikuti kegiatan pelatihan karena sibuk pekerjaan, bisa mengakses ke grup WhatApp “Komunitas Investor Kalteng”. “Dalam grup tersebut kita bisa saling sharing atau bertanya mengenai kelas saham yang tidak sempat diikuti. Sampai saat ini pertumbuhan investor saham khusus di Palangka Raya sudah sebanyak 200 orang yang terdaftar sejak tanggal 24 Oktober 2016 berdiri.

Pertumbuhan investor saham ini, terdiri dari masyarakat umum 50 persen dan kalangan mahasiswa/pelajar 50 persen. Karena Bursa Efek Indonesia telah membuka gallery investasi di beberapa universitas yang ada Fakultas Ekonomi, yakni Univeritas Palangka Raya dan IAIN Palangka Raya. Untuk pertumbuhan investor saham di Kalteng, bahkan sebelum dibukanya kantor Bursa Efek Palangka Raya, sudah mencapai 1.600 orang investor. Pihaknya sangat optimis, di Kalteng akan semakin bertumbuh para investor saham. edw

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here