Sakariyas: Hormati Muslim yang Berpuasa

1274
Sidak pasar ikan dan sayur di kasongan
Sidak pasar ikan dan sayur di kasongan

KASONGAN/tabengan.com – Meski bulan Ramadhan 1439 Hijriah/2017 Masehi masih 10 hari lagi, namun Wakil Bupati (Wabup) Katingan Sakariyas SE mengingatkan kepada seluruh masyarakat Katingan agar menghormati umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan nanti.

Permintaannya ini disampaikan kepada sejumlah media, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) persiapan sembilan kebutuhan bahan pokok (sembako) dan sekaligus pengecekan harganya di pasar Kasongan, Senin (15/5) pagi.

Cara menghormati, menurutnya, bagi yang tidak melaksanakan ibadah puasa jangan makan dan minum di tempat-tempat terbuka. Artinya, kalau berada di kantor, makan dan minum atau merokok sebaiknya dibawa di dalam ruangan kerja saja.

“Jika ingin makan di rumah makan atau di warung, carilah rumah makan atau warung makan yang tertutup atau yang memasang tenda. Jangan makan di tempat terbuka,” imbaunya.

Selanjutnya, dia juga menegaskan kepada pemilik rumah makan atau warung makan yang buka pada siang hari agar memasang tenda di bagian depan sisi kanan dan sisi kirinya. Ini semua untuk menghormati Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah/2017 selama satu bulan penuh.

Terkait dengan sidak yang dilakukannya di pasar ikan dan sayur, dirinya berharap kepada pedagang agar tidak menggunakan aji mumpung. Maksudnya, jangan menaikan harga tanpa dasar yang kuat. Misalnya, harga ayam potong (broiler) sebelum bulan Ramadhan sekitar Rp35 ribu/Kg, setelah memasuki bulan Ramadhan dinaikan menjadi Rp40 ribu/Kg. Begitu pula harga sayur dan sembako lainnya.

Di tempat yang sama, salah seorang pedagang ayam dan kebutuhan sembako di pasar Kasongan, bu Iyem saat dikonfirmasi menyebutkan harga ayam potong untuk saat ini hanya sekitar Rp35 ribu/kg, harga ikan patin dan ikan mas berkisar antara Rp35 ribu hingga Rp38 ribu/Kg. Ikan gabus (haruan) sekitar Rp50 ribu/Kg. Sedangkan harga rempah-rempah seperti bawang merah lebih murah dari biasanya, yaitu berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp35 ribu/Kg. Sementara bawang putih haganya naik mencolok, dari Rp30 ribu naik menjadi Rp50 ribu/Kg.

Untuk harga telur ayam tetap seperti dua bulan yang lalu, yaitu berkisar antara Rp1.300 hingga Rp1.500/butir. Harga beras berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000/Kg.

“Harga beras seperti ini termasuk normal. Karena, harga beras seperti ini berlaku sejak setahun yang lalu. Sedangkan yang baru naik hanya gas LPG saja. Kalau sepekan yang lalu hanya sekitar Rp22 ribu/tabung isi 3 Kg, kini naik menjadi Rp25 ribu/tabung,” ujar bu Iyem.

Khusus untuk kenaikan gas LPG bersubsidi isi 3 Kg ini, menurutnya, terpaksa dinaikkan penjualannya, lantaran distributor menaikan juga. Apa boleh dikata, pedagang eceran juga tak mau rugi, seraya meminta kepada instansi yang berwenang agar melakukan pengecekan terhadap pedagang lainnya, apakah di pasar Kereng Pangi juga ikut menaikkan harga gas LPG ini.

“Bahkan kalau perlu instansi berwenang bisa menetapkan harga Eceran tertinggi (HET) gas LPG bersubsidi ini,” harapnya. c-dar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here