Festival Maneser Panatau Tatu Hiang Digelar

637
Festival Maneser Panatau Tatu Hiang
Festival Maneser Panatau Tatu Hiang

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kegiatan lomba kreasi seni dan budaya etnik Kalimantan Tengah 2017 dengan tema Maneser Panatau Tatu Hiang akhirnya resmi dibuka, Kamis (11/5). Memperingati Hari Ulang Tahun Ke-5 Sanggar Seni dan Budaya Riak Renteng Tingang, lomba diikuti oleh 580 pelaku seni di Kalteng.
Adapun beberapa kategori yang diperlombakan dalam festival tersebut, yakni tari garapan etnik, lomba busana etnik, lomba musik etnik, lomba karungut dan lomba fotografi etnik.
Panitia Pelaksana Chintya Yollanda mengatakan, keuangan festival 100 persen berasal dari pihak swasta, yakni PT Musirawas Grup. Dalam kegiatan ini peserta berasal dari seluruh Kalteng, di antaranya Kabupaten Kapuas, Katingan, Kotawaringin Timur, Muara Teweh dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
“Festival ini setiap tahun akan kita laksanakan, sehingga peserta akan memperebutkan piala bergilir dari Sanggar Riak Renteng Tingang,” katanya.
Disebutkan dia, festival akan berlangsung selama tiga hari, dimana puncaknya pada Sabtu (13/5) akan dilakukan pemotongan tumpeng dan pengumuman terhadap pemenang lomba.
Dia berharap dengan terlaksananya kegiatan ini dapat memupuk semangat generasi muda Kalteng agar tumbuh rasa bangga dan cinta budayanya, sehingga kebudayaan di Kalteng tetap lestari.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalteng Guntur Talajan mengungkapkan jika kegiatan ini sangatlah luar biasa dan menjadikan momentum yang sangat pas dalam rangkaian HUT Kalteng Ke-60.
“Event ini akan kita tingkatkan karena dinilai mampu mendorong pariwisata di Kalteng. Hal ini tentunya juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Guntur.
Terkait kesenian dan kebudayaan bagi generasi muda di Kalteng, Guntur pun menjelaskan jika kini anak muda telah menggemari seni budayanya sendiri. Hal ini terbukti dengan banyaknya anak-anak yang terjun langsung mengikuti lomba.
“Harapan ke depan kita, anak-anak ini nantinya dapat menjadi penari, pemusik, penyanyi bertaraf nasional dan mampu membawa nama daerah ke kancah tertinggi,” harapnya. fwa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here