Tarif Listrik Naik Lagi

1241
Tarif listrik naik
Ilustrasi

JAKARTA/tabengan.com – Sebagian besar subsidi untuk pelanggan listrik 900 volt ampere (va) dihapus secara bertahap. Penghapusan subsidi listrik ini telah dilakukan sejak Januari 2017 dan terus bergulir hingga Mei ini. Tarif listrik untuk pelanggan tersebut akan mengalami kenaikan mulai 1 Januari 2017. PLN pun menambah satu golongan tarif baru, yakni golongan 900 va tanpa subsidi.

“Mulai 1 Januari 2017 terdapat penambahan satu golongan tarif baru, yaitu rumah tangga mampu dengan daya 900 va (R-1/900 va-RTM). Golongan tarif ini dahulu merupakan golongan tarif R-1/900 va,” kata Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka, pada awal tahun. Berdasarkan Permen ESDM 28-2016, tarif listrik Rumah Tangga Mampu (RTM) 900 va per 1 Januari 2017 sebesar Rp791 per kWh menjadi Rp1.034 per kWh pada 1 Maret 2017. Dan pada 1 Mei 2017 berubah lagi dari Rp1.034 per kWh menjadi Rp1.352 per kWh.

Sedangkan, untuk pelanggan rumah tangga daya 900 va yang termasuk miskin dan tidak mampu masih tetap menggunakan tarif listrik yang bersubsidi. Di mana tarif yang mereka bayar tetap Rp605 per kWh. Sebelumnya, Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menjelaskan, penggunaan listrik golongan tersebut per bulan mencapai 172 kilowatt hour (kWH). Saat ini tarif untuk golongan 900 va adalah Rp585 per kwh, dengan begitu pembayaran listrik per bulannya sekitar Rp76 ribu per bulan.

‎”Rata-rata tarif 900 va Rp585 per kWh, dengan konsumsi 172 kwh per bulan, pembayaran listik Rp76 ribu per bulan,” terang dia. Dijelaskan artinya, golongan 900 va masih disubsidi Rp‎770 per kWh atau Rp100 ribu per bulannya. Dengan pencabutan subsidi tersebut, maka golongan pelanggan 900 va yang mampu akan membayar hingga Rp176 ribu per bulan. “Jadi setiap bulan bayar Rp76 ribu kami lapor ke pemerintah, pelanggan ini sudah bayar Rp76 ribu, pemerintah bayar Rp100 ribu,” tandasnya. l6-com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here